Internasional

Koalisi Pimpinan Saudi Kirim 30 Kendaraan Lapis Baja ke Taizz

YAMAN, Salafynews.com – Koalisi Arab pimpinan Saudi, yang memerangi gerakan Ansarullah Yaman, kembali memberikan kendaraan lapis baja kepada tentara bayaran, milisi pro-Hadi dan ISIS yang belum lama dipindahkan dari Suriah di kota terkepung Taez, kata sumber militer dan media Yaman, Senin (2/11).

Sekutu mengirimkan 30 kendaraan militer, termasuk tank, kepada tentara bayaran, milisi pro-Hadi dan ISIS di Taez, pintu gerbang barat daya menuju ibu kota, yang dikuasai Ansaullah, kata sumber militer kepada AFP.

Sementara itu, 12 militan dukungan Saudi dan sebagian dari 500 tentara bayaran, yang dikirim dari bagian selatan kota utama Aden, terbunuh dalam penyergapan yang dilakukan oleh pejuang Ansarullah di jalur menuju Taez, kata sumber militer dan petugas kesehatan.

“The National Paper”, yang berpusat di Abu Dhabi, mengatakan bahwa pasokan kendaraan Uni Emirat Arab (UEA) tiba di garis utama pertempuran kota Taez, dan menambahkan bahwa belasan kendaraan lapis baja dikirimkan pada Minggu kepada tentara bayaran di kota itu.

UEA memainkan peranan kunci di koalisi pimpinan Arab Saudi dalam memerangi pemberontak di Yaman sejak Maret.

Taez masih tetap di tangan milisi pro mantan Presiden Abd Rabboh Mansour Hadi. Tetapi pejuang Ansarullah Houthi dan sekutunya mengepung kota itu dalam beberapa bulan terakhir dengan bentrokan sengit antara kedua pasukan.

Harian “Al Bayan” milik pemerintah Dubai melaporkan bahwa “pasukan koalisi, diperkuat oleh kendaraan dan senjata modern…telah dikerahkan di Taez”.

Media UEA melaporkan bahwa lebih banyak bala pasukan diharapkan tiba di Taez dari provinsi Lahj di utara.

Pada pekan lalu, koalisi menurunkan senjata dan amunisi kepada milisi pro-Hadi di Taez, kata sumber militer.

Sekutu menyokong milisi di Aden melalui pasukan tentara dan senjata, membantu mereka menekan dengan serangan Juli yang mendorong para pejuang Ansarullah keluar dari kota pelabuhan utama dan empat provinsi lainnya di bagian selatan.

Pertempuran senjata juga berkobar di Al-Madaribah di barat daya Yaman yang merupakan wilayah perbatasan Provinsi Lahj and Provinsi Taez, setidaknya telah mengakibatkan beberapa milisi tewas dan terluka, kata sumber militer.

Pejuang Ansarullah di wilayah selatan mengatakan bahwa mereka mempertahankan wilayah strategis Selat Bab al-Mandab yang hendak dicapai oleh para tentara bayaran Saudi. Selat sepanjang 50 kilometer (30 mil) itu telah dikuasai pasukan Yaman dan Ansarullah. [Sfa/saadahnews]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: