Internasional

Komandan FSA Akui Berkolaborasi dengan Israel dalam Rekaman Video

13 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Seorang Komandan Tentara Pembebasan Suriah (FSA), yang ditangkap oleh sesama pemberontak yaitu Front al-Nusra, mengatakan kepada para penculiknya bahwa ia bekerja sama dengan Israel demi imbalan dukungan medis dan militer.

Dalam sebuah video yang diunggah ke YouTube oleh Dewan Eksekutif Syariah di wilayah Timur Daraa, pengadilan yang didirikan oleh al-Nusra di Suriah Selatan, Sharif As-Safouri, komandan Batalyon al-Haramein FSA itu mengakui telah memasuki Israel sebanyak lima kali untuk bertemu dengan pejabat Israel yang kemudian memberinya senjata anti-tank  dan senjata ringan, sebagaimana dilaporkan Times of Israel.

Safouri diculik oleh Front al-Nusra  yang berafiliasi dengan al-Qaeda di daerah Quneitra, dekat perbatasan Israel, pada 22 Juli tahun 2014.

“Faksi (oposisi) akan menerima dukungan dan mengirim anggota yang terluka (ke Israel) dengan syarat bahwa area pagar Israel dijamin aman. Tidak ada yang diizinkan untuk mendekati pagar tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak berwenang Israel, “kata Safouri dalam video tersebut.

Walaupun al-Nusra dan FSA sama-sama melawan pemerintah Suriah di medan perang, gesekan antara dua kelompok pemberontak itu sendiri kian intensif karena mereka mulai menerapkan Islam versi garis (Ekstrimis) keras masing-masing dengan  pembentukan pengadilan Syariah lokal.

Dalam video pengakuan yang sudah diedit tersebut, terlihat tampaknya Safouri telah terluka secara fisik. Ia mengatakan bahwa pada awalnya ia bertemu dengan seorang perwira Israel yang bernama Ashraf di perbatasan dan diberi nomer telepon seluler Israel. Ia kemudian bertemu dengan petugas lain bernama Younis dan dengan dua komandan pria. Secara total, Safouri katanya memasuki Israel lima kali untuk pertemuan yang berlangsung di Tiberias.

Setelah pertemuan, Israel mulai memberikan Safouri dan anak buahnya “dukungan medis  dan pakaian” serta senjata, termasuk 30 [senapan], 10 peluncur RPG dengan 47 roket, dan 48.000 peluru 5,56 milimeter. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: