Eropa

Konflik Suriah Tak Akan Selesai jika Uni Eropa Remehkan Bashar Assad

Salafynews.com, PERANCIS – Presiden Perancis Francois Hollande menyerukan masyarakat internasional untuk mengambil bagian dalam konferensi baru yang bertujuan mengakhiri konflik di Suriah yang dilanda perang. (Baca Rusia Diantara Dilema Barat dan Kelompok Takfiri di Suriah)

Miltan ISIS Suriah

Seorang militan Takfiri menembakkan senapan mesin berat dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah di pinggiran barat laut provinsi Idlib Suriah pada 18 September 2015. (@Foto_AFP)

“Saya menyerukan konferensi perdamaian baru sehingga semua negara yang ingin melihat perdamaian dipulihkan di Suriah dapat berkontribusi,” kata Hollande selama pertemuan darurat dengan para pemimpin Uni Eropa di Brussels difokuskan untuk membendung aliran pengungsi- sebagian besar dari Suriah- yang telah tiba dalam jumlah yang meningkat ke negara-negara Eropa. “Semua orang yang dapat memberikan kontribusi … harus bersama-sama menyelesaikan konflik ini.”

Dua konferensi perdamaian PBB diadakan pada tahun 2012 dan 2014 dengan tujuan mencapai solusi diplomatik untuk krisis Suriah, namun semua telah berakhir dengan pahit. (Baca Assad; Dukungan Barat Terhadap Teroris Akar Masalah Krisis Pengungsi)

“Kemarin saya berada di London bersama (Perdana Menteri) David Cameron. Kita membahas tentang Suriah, memperkuat kerjasama kedua belah pihak, serta pertukaran informasi, dan saya menunggu respon Inggris untuk mengambil keputusan mengenai Suriah,” tambah Hollande.

Keduanya bertemu di kediaman Cameron di Inggris pada Selasa dan menekankan tentang “perlunya merevitalisasi proses politik.”

Komentar Hollande muncul setelah ada perubahan signifikan dalam kebijakan Perancis terhadap Suriah. Dalam sebuah wawancara dengan harian Prancis Le Figaro, Selasa, Menteri Luar Negeri Laurent Fabius mengatakan Jika kita membutuhkan solusi diplomatik untuk krisis Suriah adalah mustahil tanpa Presiden Suriah Bashar al-Assad. Jika kita tidak melibatkan Bashar Assad jangan harap kita mendapatkan solusi untuk konflik di Suriah. (Baca Menlu Perancis; Resolusi Diplomatik Suriah, Mustahil Tanpa Bashar Assad)

Konflik di Suriah disponsori oleh pihak asing dilaporkan telah merenggut sekitar 250.000 nyawa sejauh ini.

PBB mengatakan militansi yang menyebabkan masalah internal Suriah lebih dari 7,6 juta orang mengungsi di dalam negeri, dan lebih dari empat juta orang lain telah melarikan diri negara untuk berlindung di negara-negara tetangga, termasuk Yordania dan Lebanon. (SFA/MM/PTV)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: