Amerika

Kong-Kalikong King Salman dan Obama di White House

Salafynews.com, WASHINGTONPresiden Barack Obama telah mengatakan bahwa ia akan membahas cara untuk mengakhiri krisis yang sedang berlangsung di Suriah dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Baca Wahabi Agama rekayasa monarki saudi)

“Kami berbagi keprihatinan tentang krisis di Suriah dan akan memiliki kesempatan untuk membahas bagaimana kita dapat menjalankan proses transisi politik di dalam Suriah dan bagaimana kita akhirnya bisa mengakhiri situasi yang mengerikan di sana,” kata Obama.

“Kami berbagi keprihatinan tentang Yaman dan kebutuhan untuk memulihkan pemerintah yang inklusif dan dapat meredakan situasi kemanusiaan di sana,” tambahnya. (Baca Upaya Monarki Saudi “beli Fakta berita” Kuasai Media Dunia)

Kedua pemimpin bertemu di Gedung Putih, Jumat (4/9/15). Presiden AS juga mencatat bahwa dua negara akan terus bekerja sama dengan”sangat erat dalam menghadapi kegiatan terorisme di kawasan dan di seluruh dunia, termasuk pertempuran melawan ISIS.”

Mereka juga membahas kesepakatan nuklir yang dicapai Iran dan kekuatan dunia pada 14 Juli.

“Kami akan membahas pentingnya langkah efektif untk melaksanakan kesepakatan sehingga memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir,” kata Obama sebelum pertemuan.

Raja Salman juga mengatakan melalui penerjemahnya bahwa Riyadh bekerja dengan Washington untuk perdamaian dunia.

“Negara kami harus mencapai stabilitas, yang penting untuk kesejahteraan rakyat, dan negara kami, alhamdulillah kami makmur, tapi kami ingin kemakmuran untuk seluruh wilayah. Kami bersedia bekerja sama dengan Anda untuk mencapai itu, ” katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden AS Joe Biden, Menteri Luar Negeri John Kerry, dan Penasihat Keamanan Nasional Susan Rice turut bagian dalam pertemuan itu. (SFA/PTV)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: