Timur Tengah

Konspirasi Mafia Zionis dan ISIS Curi Barang Antik Palmyra Untuk Hilangkan Budaya Arab

Salafynews.com, DAMASKUS Seorang ahli sejarah dan arkeolog Irak, bersama direktur museum Palmyra Rusia, mengatakan pada hari Rabu (30/9) kemarin, bahwa “mafia Yahudi Internasional”  telah melakukan konspirasi untuk mencuri barang-barang antik yang sangat berharga di Timur Tengah dalam upaya untuk menghancurkan warisan budaya Arab di kawasan.

“Para Yahudi (Zionis) itu selalu mencari barang-barang antik,” ungkap Ali al-Nashmi dalam sebuah wawancara yang diunggah ke youtube dan diterjemahkan oleh MEMRI. Ia menyebut bahwa para zionis tersebut  melakukan pemerasan, pencurian dan membuat kelompok-kelompok teroris sebagai sarana untuk memebersihkan wilayah itu dari harta karun bersejarahnya.

Al-Nashmi mengatakan bahwa “teori kuno dari zaman Babilonia, 2.500 tahun lalu, dianggap para zionist tersebut dapat memberi petunjuk terhadap banyak hal yang terjadi di abad 19, hal itu diperkuat menyusul Kongres Zionis di Basel, Switzerland.

“Hal ini menyebabkan pembentukan upaya Zionis untuk mencuri barang antik di mana kemudian  “sebuah kelompok mafia yang terhubung dengan ibukota Yahudi itu terbentuk,” tambahnya.

Ditampilkan juga dalam video tersebut,  Walid Al-Assad, direktur Museum Palmyra. Arkeolog Suriah berusia 82 tahun itu dipenggal oleh ISIS pada akhir Agustus. Al-Assad menyebut adanya konspirasi Yahudi dan ISIS yang berupaya “untuk menghapus asal-muasal barang-barang antik di area tersebut dan menghancurkan kota (Palmyra) serta membersihkannya dari muka bumi”. (SFA/LM/Albawaba)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: