Amerika

Koresponden New York Times: Basa-basi Politik Obama Kepada Saudi

Minggu, 24 April 2016,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Dalam pandangan Nicholas Kristof, seorang koresponden untuk surat kabar “New York Times” dan ahli dalam urusan internasional, kesalahan terbesar yang dibuat oleh Obama adalah dukungannya kepada Arab Saudi dalam perang brutal di Yaman.

Nicholas Kristof menegaskan bahwa orang-orang Amerika Serikat hendaknya tidak gelisah atas keterlibatan Arab Saudi dalam serangan 11 September, melainkan seharusnya mereka gelisah atas apa yang dilakukannya di Yaman dengan mencoba meningkatkan ketegangan dan radikalisasi serta perang saudara. (Baca: 5 Alasan Monarki Wahabi Saudi Lakukan Kejahatan Terhadap Yaman)

Ia mengatakan “dahulu terkadang saya membela Arab Saudi, namun perang brutal di Yaman telah membuat saya berubah”, dilansir dari Middle East Panorama (23/04).

Surat kabar Amerika “New York Times” pada tanggal dua puluh April 2016 merilis sebuah artikel Nicholas Kristof berjudul: “Obama di Arab Saudi .. pengekspor minyak dan intoleransi”.

Dalam artikelnya itu, ia menuduh Arab Saudi melakukan destabilisasi dan mendistorsi citra Islam di seluruh dunia, bukti akan itu adalah “perang brutal di Yaman”. (Baca: PERINGATAN SETAHUN PERANG YAMAN, Pesan Pedas Houthi Kepada Tirani Saudi-AS-Israel)

Nicholas mengomentari kunjungan Presiden Barack Obama ke Arab Saudi dengan mengatakan “kunjungan itu bisa jadi hal yang baik, karena bekerja selalu lebih baik daripada isolasi, namun basa-basi politik itu tidak akan membuat kami dapat melupakan peran berbahaya yang dimainkan oleh Kerajaan Saudi dalam destabilisasi dan mencoreng citra Islam di seluruh dunia, fakta menyebutkan bahwa para pemimpin Arab Saudi telah melakukan banyak hal untuk menghancurkan Islam lebih daripada Donald Trump dan Cruz”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: