Internasional

KOTA KEKEJAMAN.. Inilah Cara Kejam dan Sadis ISIS Hukum Para Wanita di Mosul

27 Februari 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSUL-IRAK – Sebuah cerita mengerikan tentang para wanita di Mosul yang terkena hukuman dari kelompok teroris ISIS dengan menggunakan alat “penjepit besi”.

Di surat kabar The Independent terdapat laporan yang ditulis oleh Patrick Coburn berjudul “Kota Kekejaman”, Penulis laporan tersebut menyebutkan bahwa “kelompok teroris ISIS di kota Mosul Irak, mulai menciptakan gelombang kebrutalan baru terhadap penduduk kota”. (Baca: ISIS Bantai Anak 14 tahun Karena Tidak Sholat Jumat)

Ia menambahkan bahwa disaat kelompok teroris ISIS itu mengalami penurunan drastis di medan pertempuran, mereka memperlakukan para warga sipil yang tersisa di kota-kota yang dikendalikannya dengan cara yang sangat sadis dan kejam, barbarisme tingkat tinggi.

Ia mengatakan “para wanita yang hanya melakukan pelanggaran kecil dalam hal busana yang harus dikenakan, mereka harus mengalami berbagai macam penyiksaan sadis”. (Baca: KEJAM! Teroris ISIS Penggal Dua Keluarga dan 3 Anak Kecil Karena Melarikan Diri)

Coburn mengatakan “kelompok teroris ISIS menggunakan alat baru yang disebut “Penjepit Besi” untuk menghukum wanita yang tidak sepenuhnya memakai busana yang diwajibkan atas mereka”. (Baca: Pemimpin Khilafah ISIS Asal Saudi “Jazrawi” Seorang Gay dan Suka Sodomi Anak di Bawah Umur)

Seorang perempuan mantan kepala sekolah di Mosul yang berhasil melarikan diri dari kota tersebut pada awal bulan ini, yang mengkisahkan bahwa alat penjepit besi itu digunakan oleh kelompok teroris ISIS untuk menghukum para wanita, dimana alat tersebut menyebabkan rasa sakit yang tak terlukiskan saat alat itu ditekan pada tubuh. (Baca juga: ISIS Eksekusi 5 Warga Sipil Dengan Dilindas Buldoser)

Dalam sebuah wawancara Coburn dengan seorang perempuan bernama Fatima, 22, seorang ibu rumah tangga yang meminta untuk tidak disebutkan nama lengkapnya, dimana dia mengatakan bahwa “kakaknya dihukum oleh ISIS dengan alat penjepit yang terbuat dari besi hanya karena ia  lupa untuk memakai sarung tangan”.

Dia mengatakan “bekas luka dan memar pada tubuh adiknya karena dihukum menggunakan penjepit besi dan sampai sekarang masih membekas di tangannya”. (Baca: Teroris ISIS Melempar 9 Orang Warga Mosul Irak dari Gedung Tinggi)

Fatima mengatakan bahwa “penjepit besi menjadi sumber ketakutan dan horor bagi semua wanita di Mosul”. Beberapa saksi mata menggambarkan kepada si penulis laporan, bahwa penjepit besi itu mirip dengan alat yang digunakan untuk hewan dengan banyak gigi tajamnya yang dapat menembus tubuh manusia, menurut sumber media Addiyar (26/02) memberitakan. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Habib Hasan Alatas

    February 27, 2016 at 3:26 pm

    Daesh ataupun IS adalah jelmaan dari IBLIS dan SYEITAN amal perbuatan mereka sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya. Oleh karena itu wajib seluruh Ummat Islam menentang mereka, karena jika dibiarkan nama baik Islam dan Ummat Islam akan tercemar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: