Internasional

Latihan Militer Israel Di Jalur Gaza Dimulai

Salafynews.com, JALUR GAZA – Pasukan Israel  memulai latihan militer yang rencananya akan dilakukan selama seminggu di sekitar Jalur Gaza yang terkepung. Manuver militer ini dimulai pada hari Minggu (28/6),  dan akan berlanjut selama beberapa hari berikutnya. Tel Aviv  mengatakan bahwa latihan militer ini bertujuan agar tentara Israel yang berjaga di jalur Gaza “siap” untuk setiap agresi potensial di daerah blokade itu.

Latihan yang berlangsung itu bertempat di padang pasir Negev barat, dekat permukiman Israel.

“Pelatihan militer ini sebelumnya memang teah direncanakan. Hal ini bukan sesuatu yang baru, tapi kali ini latihan  berlangsung di wilayah yang dekat dengan Jalur Gaza, “kata Mohammad Masr, ahli militer dari Tepi Barat yang diduduki Israel.

Masr menambahkan, “Berdasarkan klaim Israel, latihan ini dilakukan untuk menguji kesiapan Tel Aviv melawan kemungkinan serangan roket  dari Jalur Gaza.” Sejumlah peralatan yang bermacam-macam termasuk tank, roket, dan unit artileri digunakan dalam latihan ini. “Jika ada roket diluncurkan dari Gaza ke wilayah pendudukan Israel, terutama jika roket itu sampai ke Jalur Gaza, Israel selalu percaya bahwa solusi militer adalah satu-satunya cara untuk berurusan dengan wilayah terkepung itu, dan orang-orangnya,” kata Esmat Mansour, ahli urusan Israel.

Israel sering meluncurkan manuver militer di tanah Palestina.

Latihan perangAwal tahun ini, tentara Israel melakukan latihan militer di wilayah pendudukan di Tepi Barat dan mengklaim bahwa hal itu adalah bagian dari persiapan untuk menghadapi kemungkinan buruknya kondisi keamanan di sana.

Analis percaya bahwa latihan terbaru yang dilakukan saat ini adalah persiapan untuk agresi militer berikutnya atas Gaza.

Israel masih dimusuhi masyarakat internasional atas kejahatan perang terakhir terhadap Gaza, yang berlangsung selama musim panas lalu. Hampir 2.200 warga Palestina tewas dan sekitar 11.000 luka-luka dalam serangan.

Para pejabat kesehatan Gaza mengatakan,  termasuk 578 anak-anak dan hampir 260 wanita tewas dalam serangan itu. Pejabat Kesehatan juga menambahkan lebih dari 3.100 anak-anak terluka dalam serangan. Selain itu, PBB mengatakan bahwa lebih dari 1.500 anak-anak menjadi yatim-piatu  dalam perang yang dilancarkan Israel tersebut, serta 100.000 orang kehilangan tempat tinggal mereka  di Gaza. Drmikian dilaporkan  Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina. (SFA/LM/Presstv)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: