Nasional

MADURA GEGER.. Salah Satu Warga Ngaku Jadi Nabi Isa

Senin, 25 April 2016,

SALAFYNEWS.COM, BANGKALAN – Pada bukan Februari 2016, salah satu warga Jombang bernama Jari (40) alias Raden Aryo, warga Dusun, Gempol Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, mengaku mendapat tugas khusus setelah mendapatkan wahyu dari Allah. Tugas itu salah satunya adalah meluruskan ajaran Islam. Dia Mengaku jadi titisan Nabi Isa as.

Dan baru-baru ini salah seorang warga berasal dari Bangkalan Madura bernama Nur Tajib, yang juga mengku sebagai Nabi Isa, dan merangkul pengikutnya melalui pengobatan alternatif secara gratis. (Baca: HEBOH.. Inilah Delapan ‘Nabi’ Palsu Asal Indonesia)

Hal tersebut dituturkan oleh Muchlis, salah seorang warga Kecamatan Modung, Bangkalan. Dia menuturkan, Nur Tajib awalnya sempat menghilang atau merantau sekian lama dari desanya, Desa Patereman.

Dia lalu kembali ke kampung halamannya sekitar tahun 2014. Saat itu, Nur Tajib kemudian membuka praktik pengobatan alternatif bagi warga sekitar kampungnya.

Setiap warga yang datang berobat selalu digratiskan. Namun, ada syaratnya, yakni mereka harus mengikuti pengajian yang diasuh Nur Tajib. Melalui pengajian inilah, Nur Tajib menyampaikan sejumlah ajaran yang berlainan dengan ajaran Islam pada umumnya. Hal itu menimbulkan keresahan di sebagian besar masyarakat sekitar. Aparat berwenang pun bertindak. (Baca: GEMPAR.. Warga Jombang Ngaku Nabi Isa)

Hingga Senin (25/4/2016) ini, pihak kepolisian masih memeriksa Nur Tajib dan mendalami kasus ini. Bisa jadi, apa yang dilakukan Nur Tajib termasuk penistaan agama, seperti dilansir SindoNews.com (25/04).

Diberitakan sebelumnya, gara-gara mengaku mendapat wahyu sebagai penerus Nabi Isa, Nur Tajib (40), warga Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur diamankan polisi. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Habib Hasan Alatas

    April 26, 2016 at 5:00 pm

    Sungguh ramai sangat orang yang ngaku Nabi, malah ada pula yang ngaku dirinya Tuhan. Baguslah jika segera ditindak nabi-nabi palsu atau tuhan-tuhan palsu. Yang terpenting jangan ada pula ummat Islam palsu yang mudah ditipu. Oleh karena itu kita perlu segera menambah Ilmu Pengetahuan agama Islam yang sebenarnya supaya tidak mudah ditipu dan disesatkan oleh nabi-nabi atau tuhan -tuhan palsu, yang biasa timbul setiap masa.

  2. Hendry Flow

    April 26, 2016 at 7:11 pm

    Beginilah kondisi manusia sekarang. Penuh dengan kemunafikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: