Internasional

Mata-mata Israel Sebar Virus di Tempat Negosisasi Perundingan Nuklir Iran

Salafynews.com, TEHERAN – Sebuah laporan terbaru merilis bahwa hotel tempat perundingan nuklir antara Iran dengan negara-negara anggota tetap dewan keamanan PBB plus Jerman (P5+1), telah diserang virus yang biasanya digunakan oleh mata-mata Israel.

Wall Street Journal melaporkan pada hari Rabu (10/6) bahwa lab Cyber security behemoth Kaspersky, yang diserang virus tersebut kini sedang mencari tahu spyware apa lagi yang telah menjadi target virus itu.

Dan setelah dilakukan pelacakan akhirnya ditemukan bahwa tiga hotel mewah juga telah menjadi target sebelum terjadinya perundingan nuklir antara Iran dan kelompok P5+1 (AS, Inggris, China, Perancis, Rusia ditambah Jerman).

Perusahaan tersebut mengumumkan sendiri penemuannya pada hari itu juga. Perkembangan kasus ini bisa dikatakan sebagai,” bukti paling kongkrit pertama bahwa negosiasi nuklir telah menjadi target bagi seseorang (sesuatu),” tulis surat kabar Wall Street Journal.

Hotel Tempat PerundinganSpyware yang ditemukan berciri-ciri seperti versi baru virus Duqu  yang terkait dengan” operasi intelijen paling sensitive Tel Aviv”. Menurut laporan lab Kasparsky, nama virus itu adalah ”The Duqu Bet,” dan bet adalah huruf kedua dari alphabet Hebrew.

Seorang ajudan kongres senior AS menyatakan bahwa penemuan Kaspersky adalah kredibel. “Kami menganggapnya serius,” ungkap ajudan tersebut.

Tempat-tempat yang telah dijadikan tempat perundingan termasuk hotel Swiss, hotel Beau Rivage, Royal Plaza Montreux, The Intercontinental, The Hotel President Wilson, serta hotel The Palais Coburg di Vienna dan Hotel Bayerischer Hof di Munich tengah dalam proses penyelidikan.

Ketika ditanya apakah spyware tersebut menandakan adanya serangan hacker, tim manajemen di hotel Royal Plaza mengatakan,” Kebijakan internal kami tidak memperbolehkan kami untuk menyampaikan informasi apapun”.

Maret lalu, WSJ juga menulis sebuah laporan yang menyatakan bahwa Israel memata-matai negoisasi nuklir yang menurut laporan tersebut, hal ini telah diketahui oleh pejabat-pejabat AS sejak tahun 2014. Surat kabar itu menyatakan bahwa mata-mata Israel memiliki prioritas tinggi untuk memata-matai segala hal yang berkaitan dengan Iran.

Iran dan P5+1 sedang bersama-sama dalam proses pencarian dalam mencapai kesepakatan yang komprehensif mengenai nuklir Iran pada tanggal 30 Juni nanti. Teheran dan mitra negosiasinya telah bekerja dalam membuat teks kesepakatan final sejak mereka bersepakat saling pengertian tentang parameter kunci dari kesepakatan tersebut di kota Swiss, Lausanne pada tanggal 2 April. (lm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: