Eropa

Media Inggris Bongkar Transaksi Senjata AS dan Saudi Untuk Teroris ISIS

transaksi-senjata-inggris-saudi

Rabu, 23 November 2016,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Laporan yang diterbitkan oleh media Inggris pada hari Selasa (22/11) mengungkapkan bahwa Barat telah memberikan dan menyuplai sebagian besar senjata kepada kelompok oposisi moderat di Suriah yang kemudian diserahkan kepada organisasi teroris ISIS.

Situs berita BBC melaporkan bahwa anggota Organisasi Penelitian Konflik Persenjataan (CAR), James Bevan mengatakan bahwa “hingga saat ini masyarakat internasional telah menutup mata terlalu rapat atas masuknya begitu banyak senjata-senjata ke daerah-daerah konflik”. (Baca: Transaksi Jahat Perusahaan Senjata Inggris dengan Saudi)

Bevan juga mengatakan bahwa ia memiliki tim khusus yang bertugas untuk melakukan penyelidikan yang telah dibekali dengan komputer dan kamera untuk memotret jenis-jenis senjata dan amunisi yang telah disita oleh pasukan Irak dari tangan ISIS di Mosul. Tujuan penyelidikan ini adalah untuk mengetahui bagaimana senjata-senjata ini bisa berada di tangan-tangan mereka, seperti dilansir oleh kantor berita almaalomah (22/11).

Ia mengatakan “timnya berada di belakang garis depan di wilayah-wilayah yang telah dibebaskan dari ISIS dan timnya bertugas memeriksa amunisi ISIS yang ada dan ternyata kotak-kotak kosong yang ada di pos-pos ISIS telah memberikan banyak informasi karena kotak-kotak tersebut memiliki nomor seri dan kode-kode khusus”. (Baca: Perdagangan Senjata Antara Inggris dan Saudi Hanya Untuk Bunuhi Warga Yaman)

Ia juga menambahkan bahwa “kami telah menemukan sebuah gereja Kristen di Qarqash yang telah dirubah menjadi pabrik senjata ISIS yang terdapat banyak bahan kimia, bahan peledak buatan lokal, dan bahan baku yang dibeli dalam jumlah besar dari tenggara Turki dan telihat jelas bahwa mereka (ISIS) memiliki serangkaian hubungan yang istimewa dengan distributor bahan-bahan tersebut”.

Bevan mengungkapkan bahwa “sejumlah besar amunisi ISIS tersebut telah dibeli dari pabrik-pabrik di Eropa Timur dan ditemukan bahwa bahan-bahan ini telah dijual sesuai UU pemerintah AS dan pemerintah Arab Saudi, kemudian dikirim melalui Turki dan diserahkan kepada kelompok oposisi moderat di Suriah Utara yang didukung AS dan Arab Saudi yang kemudian di berikan kepada organisasi teroris ISIS”. (Baca: Inggris Galau Lihat Tekhnologi Senjata Rusia Semakin Canggih)

Ia juga menjelaskan bahwa, “sebagian dari amunisi tersebut juga ditemukan di Tikrit, al-Ramadi, Falujjah, dan Mosul di mana ISIS bisa mendapatkan senjata dan amunisi-amunisi yang menakjubkan ini dengan begitu cepat, dengan melihat beberapa tanggal yang tertera yang menunjukkan jangka waktu dua bulan antara tanggal produksi pabrik dan tanggal terjadinya pertempuran”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: