Internasional

Media Saudi Berbohong Telah Kuasai Bandara Internasional Aden

Salafynews.com, ADEN – Pemimpin tinggi pasukan Ansarullah menggaris bawahi bahwa Bandara Internasional Aden berada dalam kendali penuh pasukan Yaman, ia juga menambahkan bahwa berita palsu yang menyatakan jatuhnya Bandara Aden ke tangan Saudi adalah perang psikologi yang dilancarkan Saudi terhadap negaranya.

Kepada FNA, pada hari Jum’at (24/7), Sayyed Hossein al-Houthi mengatakan bahwa berita yang dibuat media Saudi yang mengklaim jatuhnya bandera internasional Aden adalah sebuah kebohongan.

“Setelah kegagalan besar  Saudi dalam  pertempuran Aden, pasukan Saudi kini  memulai perang psikologis melawan Yaman demi  melemahkan semangat  rakyat,” tambahnya kemudian.
“Gambar-gambar dari pesawat C-130  di bandara Aden, yang diterbitkan oleh media Saudi, adalah palsu,” kata Houthi.

Pada hari Kamis, Mohammed al-Bukhaiti, anggota biro politik gerakan Ansarullah, menolak laporan yang  beredar melalui beberapa media dimana laporan tersebut mengklaim bahwa pasukan yang setia kepada buronan mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi telah menguasai Aden.

Mohammed al-Bukhaiti mengatakan bahwa militan pro-Hadi masih belum mampu mengambil kendali penuh terhadap kota pelabuhan yang strategis di wilayah Selatan Yaman, dimana kota tersebut terletak 346 kilometer (214 mil) di selatan ibukota, Sana’a, meskipun serangan udara  Arab Saudi gencar dilancarkan untuk membantu milisi pro Hadi menang atas pejuang Ansarullah.

Bukhaiti lebih lanjut menyatakan bahwa pertempuran besar yang terjadi atas pihaknya melawan kelompok milisi pro-Hadi untuk mengambil alih kendali atas Aden masih berlangsung.

Pejabat Ansarullah itu mengatakan bahwa posisi-posisi kunci di Aden masih berada dalam kontrol penuh pasukan Yaman dan pejuang komite rakyat. Ia juga menambahkan bahwa mereka mendorong pasukan bersenjata pro-Hadi keluar dari Yaman.

Bukhaiti juga mengatakan bahwa Arab Saudi tidak berhasil mendapat apapun dari kampanye mematikannya atas Yaman, bahkan menderita kerugian besar.

Hingga  Jum’at (24/7), Arab Saudi telah melancarkan 121 hari serangan ke negara tetangganya Yaman demi mengembalikan mantan presiden yang buron, Mansour Hadi, sekutu dekat Saudi untuk kembali berkuasa. Meskipun Riyadh mengklaim bahwa pihaknya hanya membom dan menyerang posisi para pejuang Ansarullah, namun jet tempur Saudi pada kenyataannya menyasar pemukiman penduduk dan infrastruktur sipil. Hingga kini, tercatat 5.178 korban jiwa telah jatuh di Yaman, yang kebanyakannya adalah wanita dan anak-anak. (SFA/LM/FNA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: