Amerika

Menhan AS ‘Chuck Hagel’, Pemerintah AS Tawanan Konflik Suriah

23 November 2015

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel kemarin (22/11), memperingatkan pemerintah AS akan adanya bahaya dalam upaya melengserkan Presiden Suriah Bashar Assad dan tidak lagi fokus pada pertempuran melawan ISIS. Seperti dikutip oleh kantor berita Raialyoum (22/11).

Dalam sebuah wawancara dengan saluran “CNN”, minggu (22/11), Hegel adalah Menteri Pertahanan dalam pemerintahan kedua Presiden AS Barack Obama mengatakan “ISIS adalah ancaman nyata bagi negara manapun dan juga dunia.” (Baca Prof Tim Anderson Ungkap Dalang dan Bos Teroris ISIS)

Menurut Hegel, memaksakan lengsernya Assad akan beresiko besar bagi Amerika Serikat yang bisa mengakibatkan ketidakmampuan mereka dalam membedakan mana kawan dan mana lawan, ia menambahkan bahwa “kita harus merencanakan strategi politik dan militer lebih jelas dan nyata”.

Hegel mengatakan “Ini adalah masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan solusi militer. Karena kita sedang menghadapi ideologi ekstrimis, ini adalah sebuah realita dinamika yang kita tidak pernah menyaksikannya sebelumnya, seperti perkembangan pesat di jaringan sosial dan kemampuan taktis serta keberanian strategis militer seperti yang diperankan oleh teroris “ISIS”, oleh karena itu kita harus mendefinisikan dengan jelas, apa sebenarnya strategi kita? Apa sebenarnya yang menjadi prioritas kita? Apakah Assad adalah musuh yang sebenarnya ataukah ISIS? “. (Baca Sidney Jones: Pergerakan ISIS di Indonesia)

Hegel juga berpendapat “hendaknya Amerika Serikat tidak menjadi “tawanan konflik” dan hendaknya berupaya untuk melawan “ISIS” bersama negara-negara seperti Rusia dan Iran” ia menambahkan “Mari kita fokus pada kepentingan bersama. Apa ancaman bagi semua negara? Apa kepentingan bersama kita dalam hal ini? Ini adalah poin utama. Masalah Terorisme. Ini adalah titik awal. Saya berpikir, Anda tidak akan menemukan solusi (masalah) dengan melengserkan Assad, sebelum anda memahami bagaimana seharusnya Anda menangani ISIS”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: