Nasional

Menkopolhukan ‘Luhut Pandjaitan’ Semprot Kivlan Zein Soal Isu PKI

Jum’at, 03 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Salah satu pengamat Timur Tengah di media sosial Ahmad Zainul Muttaqin memberikan analisa menarik, bahwa isu PKI, Syiah, dan Komunisme adalah cara kelompok Takfiri (Khilafah) yang anti nasionalisme serta Pancasila untuk hancurkan Indonesia, seperti yang mereka dilakukan di Suriah dan Irak. Waspadalah kita sebagai warga Indonesia untuk ikut menjaga NKRI bersatu dan jangan mau di adu domba dengan isu Sektarian, yang sudah jelas sekali menghancurkan beberapa negara di Timur Tengah.

kivlan-zen-1-57489f3d337b61860c89ed95

Oke, isu PKI sekarang diangkat-angkat kembali. Saya sebenarnya bingung yang orang-orang itu teriakan sebagai ancaman sebenarnya apa? Apakah PKI sebagai Partai (yang entah wujudnya saja entah dimana sekarang) atau ideologi Komunisme itu sendiri. Karena kita tidak bisa menyamakan Komunisme sebagai ideologi dan PKI sebagai (mantan) Partai di Indonesia, sebagaimana kita tidak bisa menyamakan Islam dengan Muslim. (Baca: Komunis dan Syiah Berencana Lakukan Kudeta di Indonesia, Benarkah?)

Isu Komunisme dan PKI semakin panas, Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zen mengatakan, Partai Komunis Indonesia sudah kembali bangkit.

Bahkan, menurut Kivlan, PKI telah membentuk struktur partai mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Ia juga menyebutkan bahwa sejak dua minggu lalu, mereka telah menyiapkan hingga 15 juta pendukung.

“Susunan partai sudah ada, pimpinan Wahyu Setiaji. Dari tingkat pusat sampai daerah,” ujar Kivlan saat ditemui di sela acara Simposium Nasional ‘Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/6/2016). Namun, Kivlan tidak menjelaskan lebih jauh mengenai sosok Wahyu Setiaji yang dimaksud. (Baca: Denny Siregar dan Siasat Pemerintah Sikat Kelompok Anti Pancasila-NKRI)

Akhirnya Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan angkat suara dan membantah bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) telah dideklarasikan dan bermarkas di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Sebab, Badan Intelijen Negara belum menemukan indikasi dan kebangkitan PKI di Indonesia. (Baca: Ternyata DN Aidit ‘PKI’ Berfaham Wahabi)

“Saya tidak punya informasi dan saya punya kuping, mata, badan intelijen, saya tanya kita belum temukan itu,” kata Luhut di kantornya, Jakarta, Rabu (1/6).

Menurutnya, jika Mayjen TNI (purn) Kivlan Zein menemukan adanya kebangkitan PKI pada 2 minggu lalu, seharusnya mantan Kepala Staf Kostrad tersebut melaporkan kepada aparat keamanan, sehingga aparat keamanan bisa menindaklanjuti laporan Kivlan Zein.

“Kalau beliau tahu, tolong laporkan di mana tempat nanti kita lihat,” kata dia. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: