Internasional

Menlu Arab Saudi : Assad Harus Pergi

RIYADH, Salafynews.com – Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir mengatakan bahwa solusi di Suriah adalah “Kepergian Assad” pada saat yang sama ia menekankan dukungan negaranya untuk solusi politik di Yaman.

Pernyataan itu disampaikan di Anatolia di sela-sela KTT keempat negara-negara Arab dan Amerika Selatan yang ditutup pada hari Rabu 11 November 2015 di ibukota Saudi, Riyadh, yang dihadiri para Kepala Negara dan Pemerintahan.

Terkait situasi di Yaman Menteri Luar Negeri Saudi itu menekankan dukungan negaranya untuk solusi politik di negara tetangga, Yaman. Dia mengatakan bahwa Arab Saudi mendorong Ismail Ould Cheikh Ahmed selaku utusan PBB di Yaman untuk menerima pihak Yaman berdialog (diharapkan kedatangannya di Jenewa akhir bulan ini) di bawah naungan PBB sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216.

Sejak 26 Maret lalu koalisi Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan serangkaian pemboman markas milik kelompok Houthi dan pasukan yang setia kepada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.

Menteri luar negeri Saudi juga mengklaim serangan itu sebagai “badai tegas” untuk memenuhi permintaan Presiden Abd Rabbo Mansor Hadi dengan ikut campur secara militer guna memberikan perlindungan Yaman dan rakyatnya dari agresi para pejuang dan pendukung Houthi.

Pada tanggal 21 April lalu ia menyebut operasi militer itu dengan istilah ” Pemulihan Harapan “, ia mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan operasi itu untuk merombak politik dengan dimulainya kembali proses politik di Yaman, di samping itu  untuk mengatasi gerakan operasi militer para pendukung Houthi, dan tidak memberikan kepada mereka kesempatan penggunaan senjata melalui serangkaian serangan udara.

Menanggapi pertanyaan tentang hubungan negaranya dengan Mesir, Al-Jubeir menyangkal adanya ketegangan antara kedua negara dan menyatakan bahwa hubungan di antara keduanya “sangat baik dan bersejarah”. [Sfa/raialyoum]

2 Comments

2 Comments

  1. Slamet Julianto

    November 12, 2015 at 10:56 pm

    aneh .. Presiden Bassar Asaad itu dipilih lebih oleh 75 % rakyatnya, itupun diawasi oleh pihak PBB

  2. fuad

    November 13, 2015 at 5:38 pm

    siapa yg duluan mundur, anda yg berdiri tanpa dukungan rakyat atau asad hasil pilihan rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: