Asia

Menteri Dalam Negeri Anti-Taliban Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Pakistan

Salafynews.com, PUNJAB – Sedikitnya sembilan orang, termasuk Menteri Dalam Negeri dari provinsi Punjab,  tewas dalam serangan  bom bunuh diri. Selang tak berapa lama, pada hari Minggu (16/8) sebuah kelompok yang menamakan dirinya Taliban Pakistan, mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.

PANews_P-2fb4e869-6b90-4c96-9ed0-6a0e5175f31a_I1

Puing-puing gedung Bekas serangan Bom Taliban

Ledakan itu terjadi selama pertemuan sang menteri dengan wakil-wakil dari kota Attock. Sekitar 20 sampai 30 orang menghadiri  pertemuan tersebut, pihak berwenang setempat mengatakan, atap bangunan di mana pertemuan itu terjadi runtuh akibat ledakan.

Kepala provinsi Rencanakan Aksi Nasional Pakistan melawan terorisme di Punjab, Khanzada, mengambil sikap terang terangan yang berani dalam melawan Taliban dan militan. Seorang mantan perwira militer, membantu Khanzada untuk  mendirikan departemen anti-terorisme di provinsi Punjab, padahal Punjab merupakan rumah bagi berbagai kelompok militan lokal, yang kebanyakan dari mereka bersekutu dengan Taliban dan Al-Qaeda.

“17 orang menderita luka-luka dalam ledakan tersebut, empat dari mereka dalam kondisi kritis,” ungkap Deeba Shahnaz, seorang pejabat badan penyelamatan negara.

Khanzada sendiri adalah seorang pengcara umum yang gigih menyuarakan upaya pemerintah yang keras terhadap militan, dan mendukung keputusan pemerintah baru-baru ini untuk membawa kembali hukuman mati bagi kasus-kasus terorisme. Akhir bulan lalu, ia mengumumkan tewasnya salah satu milisi Islam paling ditakuti Malik Ishaqdalam baku tembak dengan polisi. Malik Ishaq  adalah kepala dari kelompok sektarian al-Qaeda Pakistan, Lashkar-e-Jhangvi.

“Kami tidak akan membiarkan  satupun dari  63 organisasi milisi yang  terlarang,” ungkap Khanzada dalam sebuah wawancara TV lokal baru-baru ini.

Jamatul Ahrar, kelompok sempalan dari Taliban Pakistan, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Taliban Pakistan merupakan payung tersendiri bagi beberapa kelompok milisi lokal.

Juru bicaranya, Ahsanullah Ahsan, mengatakan dalam sebuah email bahwa serangan itu merupakan balas dendam atas pembunuhan Ishaq, pemimpin mereka.

Taliban telah melancarkan pemberontakan panjang berusaha menggulingkan pemerintah dan menerapkan pemikiran radikal mereka terhadap  hukum-hukum Islam. Mereka telah membunuh puluhan ribu warga Pakistan di lebih dari satu dekade.

Kepala polisi provinsi Mushtaq Sukhera mengatakan bahwa pemboman tersebut  adalah reaksi dari tindakan keras polisi selama setahun terhadap para milisi radikal Islam, yang dipimpin oleh Khanzada. (SFA/LM/RT/AbcNews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: