Amerika

Misteri Pembunuhan Mantan PM Lebanon Rafiq Hariri Terbongkar

rafiq-hariri

Rabu, 26 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Seorang senator senior AS menuduh Israel dan Saudi atas pembunuhan mantan Perdana Menteri Lebanon Rafiq Hariri, beberapa hari setelah disetujuinya Undang Undang Jasta.

Senator Chuck Grassley, yang mewakili wilayah “Lowa”, dan menjabat sebagai Ketua Komite Pengadilan dan sebagai salah satu senator senior Amerika, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan majalah “Politiko” bahwa beberapa dokumen yang ditemukan baru-baru ini menunjukkan bahwa Israel berperan dalam melakukan aksi pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Lebanon, Rafiq Hariri dibantu Saudi, seperti dilansir Arabic.rt (18/10). (Baca: Ulama ASWAJA Lebanon Jelaskan Fakta Siapa Hizbullah dan Sepak Terjangnya?)

Grassley yang telah berusia 82 tahun mengatakan ada beberapa bukti yang pasti untuk membuktikan peran langsung kerajaan Saudi dalam serangan teroris lainnya, termasuk dalam pembunuhan Rafiq Hariri. Di samping itu, dia juga menegaskan bahwa Arab Saudi juga memiliki peran besar dalam mempromosikan terorisme di Amerika dan Eropa. (Baca: Takfiri ISIS Hanya “Pionir” Bagi AS)

PM Lebanon Rafqi Hariri dibunuh pada tanggal 14 Februari 2005 bersama dengan sembilan rekannya dalam sebuah serangan yang menargetkan iring-iringan konvoi di salah satu daerah pesisir Beirut, dalam sebuah insiden yang mengejutkan penduduk setempat dan seluruh dunia, hingga dibentuknya komisi untuk menyelidiki kasus ini.

Senator AS juga menegaskan “masalah ini pasti akan ada akhirnya”, yakni akan berakhir dalam sebuah UU yang dikenal dengan Jasta, dan ia akan berjuang dengan rekan-rekannya untuk terus mendukung UU ini meskipun ada penentangan dari Gedung putih terhadapnya. (Baca: Ekstrimisme Timur Tengah Meningkat, Lebanon Pertahankan Kebebasan Beragama)

UU ini memungkinkan bagi keluarga korban 11 September  untuk menuntut Arab Saudi atas keterlibatannya dalam serangan teroris pada tahun 2001 di New York, meskipun ada penentangan dari presiden Barack Obama dan ia terus berusaha untuk menggulingkan UU tersebut. Karena Arab Saudi mengancam akan menarik asetnya di AS untuk menekan lolosnya UU ini. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: