Nasional

‘Mujahidin’ IDOL Ala Media Radikal: Arrahmah, Kiblat, Panji Mas, Voa-Islam

Selasa, 03 Mei 2016,

SALAFYEWS.COM, JAKARTA – Menurut media-media yang mengaku Islam ini, gerombolan Abu Sayyaf adalah mujahidin. Mujahidin berasal dari kata jahada. Jahada artinya orang yang bersungguh-sungguh, mengeluarkan seluruh kemampuannya, untuk berjuang, demi suatu tujuan yang baik. Nah, menurut mereka ini Abu Sayyaf adalah gerombolan yang baik. (Baca: Siasat Kelompok dan Media Radikal, Syiahkan dan Liberalkan Ulama Aswaja)

Apa yang dilakukan orang baik? Menangkap orang-orang tak bersenjata, menjadikan mereka sandera, untuk minta uang tebusan. Kalau tidak dikabulkan, sandera akan dibunuh. Dengan standar apa mereka menyatakan bahwa orang-orang ini baik? (Baca: Fakta Media Radikal Pro Teroris Hancurkan Islam dan NKRI)

Media-media ini adalah media yang pernah ditutup oleh Kemkominfo. Tapi ada banyak pihak yang keberatan. Pemerintah kemudian dituduh anti Islam. Lalu media-media itu boleh dibuka kembali.

Media Radikal Pro Teroris

Nah, Islam-kah gerombolan Abu Sayyaf ini? Kalau iya, salahkah bila ada yang mengatakan bahwa ada yang namanya teroris Islam? Kalau bukan Islam, kenapa mereka didukung oleh media-media yang dianggap sebagai media Islam? (Baca: “Hasutan Sektarian” Modal Media Radikal dan Wahabi)

Dalam hal terorisme, masalah terbesar pada umat Islam adalah sikap mereka yang mendua, bahkan tidak jelas. Marah bila disebut Islam itu teroris, tapi pada saat yang sama mendukung tindakan para teroris yang mengatasnamakan Islam. Mereka ingin agar kita, orang-orang waras turut memanggil Mujahid kepada para teroris itu. (SFA)

Sumber: Dr Hasanudin Abdurahman

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: