Nasional

NU dan Ormas Islam Jombang, Bubarkan Khilafah HTI yang Berontak Negara

Minggu, 01 Mei 2016,

SALAFYNEWS.COM, JOMBANG – Gerakan Khilafah yang diusung HTI dan kelompok radikal amat sangat meresahkan bagi negara dan bangsa, karena mereka ingin mendirikan sebuah negara yang konon menurut mereka berasaskan Syariat Islam, namun kenyataannya asas yang mereka pakai bukan asas Islam tapi asas campur baur dan tidak jelas. Oleh karena itu puluhan organisasi masyarakat di Jombang Jawa Timur menggelar deklarasi bersama menuntut pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pasalnya, konsep khilafah yang dikampanyekan HTI dinilai sebagai bentuk pemberontakan terhadap negara. Deklarasi digelar di depan Masjid Jami Baitul Mukminin, Alun-alun Jombang, Sabtu (30/4). (Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: Sistem Khilafah Itu Sekuler Bukan Religius)

Deklarasi tuntutan pembubaran HTI tidak hanya diikuti kalangan Nahdlatul Ulama, puluhan ormas seperiti  Perkumpulan Organisasi Lintas Agama,  Forum Pembaharuan Kebangsaan, Organisasi KNPI, Dewan Masjid Indonesia, Yayasan ICDHRE, INTI, Perhimpunan Indonesia Tionghoa dan Jamiyah Shalawat Seribu Rebana, seperti dilansir NU.or.id (01/05).

“Konsep Khilafah yang diperjuangkan HTI merupakan bentuk pemberontakan terhadap negara. Memberontak negara adalah dosa besar. Maka kami menuntut pemerintah membubarkan HTI,”ujar Wakil Sekretaris PC NU Jombang Syamsul Rizal. (Baca: #IndonesiaDaruratKhilafah, Banser-GP Ansor Tolak Muktamar HTI di Kediri)

Beberapa misi HTI selama ini, lanjut Rizal adalah menghilangkan Pancasila sebagai dasar negara dan menolak nasionalisme. HTI memandang konstitusi NKRI sebagai konsep berbahaya yang mengandung kufur. “Ormas di Jombang satu suara menolak dan menuntut pemerintah membubarkan HTI. Kita juga meminta pemerintah daerah dan penegak hukum untuk menghentikan semua kegiatan HTI ,”imbuhnya. (Baca: PWNU Jatim Keluarkan Surat Resmi Penurunan Spanduk ‘Khilafah’ Anti NKRI)

Dalam deklarasi juga ditandai dengan apel ratusan Banser. Mereka membentangkan spanduk kesetiaan dan poster bertuliskan khilafah yang disilang merah. Selanjutnya, sebanyak 250 Banser diberangkatkan ke Pasuruan untuk mengikuti apel kesetiaan NKRI. “Bagi kami Ansor dan Banser, NKRI adalah harga mati. Jangan sampai NKRI terpecah belah hanya karena ada organisasi yang mengusung konsep khilafah. Kami siap mengawal NKRI hingga titik darah penghabisan,”tandas Ketua GP Ansor Jombang, Zulfikar D Ikhwanto. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: