Nasional

NU Target Utama Takfiri

JAKARTA, Salafynews.com – SYIAH SESAT, NU SESAT, iseng-iseng di Google saia ketik ‘NU sesat’, ada 538,000 tulisan. dan kata kunci ‘Syiah sesat’ ada 544,000 tulisan. menarik kan? ternyata hampir sama jumlah kata kunci ‘Syiah sesat’ dan ‘NU sesat’, tuh. siapakah dalangnya? kenapa tak hanya Syiah, tapi juga NU juga secara masif (tapi kurang disadari?) disesatkan juga? (Baca Abu Janda Al-Boliwudi: Kelompok Khilafah Pemakar NKRI, Pembenci Pancasila dan Anti Nasionalisme)

Syiah Sesat NU Sesat

Siapa sih sebenarnya target utama penyesatan, pembid’ahan dan gerakan masif takfirisme yang merajalela sekarang ini? bukan Ahmadiyah, bukan pulak Syiah. tapi tak lain tak bukan adalah NU. Ahmadiyah, kemudian Syiah ituh di Indonesia kan secuil, seiprit. di Indonesia ini gak ada untungnya juga nyerang Syiah sebenernya. itu cuman target sekunder aje. Ahmadiyah dan Syiah hanyalah batu loncatan saja untuk menyerang target utama: NU.

Kenapa menyerang NU? karena NU-lah (bersama Muhammadiyah) yang menjadi benteng penjaga bangsa ini sejak bahkan sebelum kemerdekaan Indonesia. NU hancur, hancur pulalah bangsa ini. seperti Libya, seperti Suriah, seperti Irak. lihatlah, sekarang kelompok takfiri ini sudah tak malu-malu lagi menyerang, membid’ah2kan dan bahkan menyesatkan amaliah NU seperti tahlil, maulid, shalawat, ziarah, dll itu kan? bahkan dalam tubuh NU sendiri pun gerakan anti NU (yg wassath, yg moderat dan toleran) mulai bermunculan. (Baca NU-Muhammadiyah Dua Sayap Garuda Indonesia Benteng dari “Khilafah”)

Ketika menyerang Ahmadiyah, mereka mulus2 aja, karena Ahmadiyah memang tak punya doktrin ‘melawan’. tapi ketika target lanjutannya adalah Syiah, di sinilah kelompok takfiri ini kesandung dan nyonyor. karena Syiah bukanlah Ahmadiyah. Syiah mewarisi semangat juang al-Husain. Syiah memiliki Asyura dan Karbala. Syiah adalah orang yang dibesarkan dengan doktrin menjadi petarung dan pejuang. yang tak akan diam dan siap bangkit melawan.

Secara kultural, Syiah dan NU di Indonesia memiliki hubungan yang sangat erat. “NU adalah Syiah minus Imamah, Syiah adalah NU plus Imamah”, kata Gus Dur. terlalu nekat kalau langsung menyerang NU, karena itulah Syiah dijadikan batu loncatan. karena itu bisa dimengerti bahwa NU tak akan hancur, kalau Syiah tidak dihancurkan lebih dulu. Syiah-pun tak akan bisa dihancurkan, selama NU tidak dikacaukan terlebih dahulu.

Karena itu, kelompok takfiri ini (bisa di Sunni-Syiah-Wahhabi), tak akan pernah bisa berhasil merobohkan NU selama mereka tak berhasil menstigma Syiah sebagai sesat, kafir, dan bukan Islam. karena dari situlah mereka mendapat pintu masuk untuk menyerang NU. yaitu dari pintu ajaran, amaliah, dan kultur Syiah yg sama dengan NU (shalawat, syafaat, maulid, haul, ziarah, tahlil, etc). jangan heran, fitnah pada Syiah begitu massif dan sistematis. tak hanya dari luar Syiah, bahkan dari dalam Syiah sendiri pun disusupi antek-antek takfiri pemuja Yasir al-Londoni dan Tawhidi al-Australiani ituh… (SFA/MM)

Sumber: Akun Facebook Jon Ali

4 Comments

4 Comments

  1. Pingback: Wahabi Takfiri Sekte Berdarah. Ini Buktinya | VOA ISLAM NEWS

  2. Pingback: Tokoh Islam Toleran Diangkat Sebagai Imam Besar Istiqlal. Media Radikal Ramai Mengecam | VOA ISLAM NEWS

  3. Pingback: Inilah Misteri Kelompok Khilafah Anti NKRI Serang Densus 88 Dan NU | SALAFY NEWS

  4. Pingback: Berita “Makar” Taruno Kiswotomo, Serukan Kudeta, Lecehkan Jokowi, TNI, POLRI, dan NU | VOA ISLAM NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: