Eropa

Paham Radikal Hantui Para Pemuda Inggris

Syed Choudhury 19 tahun

Salafynews.com, LONDONSeorang remaja Inggris telah dipenjara setelah berencana untuk melakukan perjalanan ke daerah yang dikendalikan teroris ISIL di Suriah.

Syed Choudhury (19), yang sedang belajar dan bekerja di Cardiff, dilaporkan menjadi anggota gerakan radikal oleh anggota masyarakat Welsh.

Namun, hakim Peter Rook QC yang menangani kasusnya menganggap usia Choudhury  yang masih muda sangat rentan dipengaruhi indoktrinasi paham radikal. Meskipun akhirnya hakim menjatuhi hukuman padanya  selama tiga tahun dan empat bulan atas tuduhan mempersiapkan aksi terorisme.

 

Namun, Rook berhati-hati untuk tidak mengabaikan ancaman Choudhury yang dilaporkan oleh masyarakat Welsh. “Saya tidak bisa mengabaikan apa yang dikatakan Choudhury sebelumnya dan bagaimana juga orang dewasa rentan terhadap pengaruh radikalisasi,” katanya.

Choudhury bukan satu-satunya orang yang merencanakan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIL. Dalam beberapa bulan terakhir, dua orang pemuda dengan usia yang sama muncul dalam sebuah video propaganda ISIL yang ter-identifikasi sebagai warga Cardiff, Inggris.

Nasser Muthana dan Reyaad Khan menjadi berita internasional ketika mereka terlihat menyeru warga Inggris untuk mengikuti jejak mereka untuk bertarung dengan ISIL.

Saudara Muthana yang berusia 17 tahun juga dilaporkan meninggalkan ibukota Welsh untuk melakukan perjalanan ke Suriah.

Asst Ch Con Nikki Holland dari kepolisian South Wales, mengatakan: “Kami menyambut baik keputuan hakim. Dan itu pesan yang sangat jelas bahwa mereka yang menunjukkan dukungan untuk organisasi teroris, dan berencana terlibat dalam aksi terorisme, akan dibawa ke pengadilan … Choudhury sepanjang wawancara secara terbuka menyatakan dukungan untuk Negara Islam dan bahkan ia akan melakukan perjalanan ke Suriah untuk menjadi martir”.

700 warga Inggris telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan ISIL. Dan diperkirakan bahwa hampir setengah dari mereka telah kembali ke Inggris. (SFA/MM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: