Eropa

Pajak Agama di Islandia Picu Hijrah ke Agama Kuno

13 Desember 2015

ISLANDIA, SALAFYNEWS.COM – Masyarakat Islandia rela meninggalkan agama mereka dan memeluk agama baru karena ingin bebas dari pungutan pajak. Seperti dikutip dari The Guardian, Rabu, 8/12/2015, warga Islandia berbondong-bondong memeluk agama baru, yang dinamakan Zuism untuk menghindari pajak jemaah.

Undang-undang di Islandia mewajibkan setiap warga negaranya untuk mencatatkan agama yang mereka anut kepada pemerintah dan membayar pajak jemaah, sedangkan orang-orang yang tidak religius dan tidak beragama, akan membayar pajak mereka langsung kepada pemerintah.

Karena pungutan pajak inilah 3.100 orang dari 323 ribu total seluruh penduduk Islandia memeluk agama Zuism ini. Pasalnya, para petinggi Zuism ini akan mengembalikan pajak yang mereka terima dari para anggotanya dan berfungsi sebagai sebuah keringanan pajak kecil-kecilan.

Dirunut dari sejarahnya, Zuism adalah agama penduduk Sumeria Kuno, Agama ini menyembah dewa-dewa dari peradaban kuno Sumeria yang berkembang di selatan Irak (wilayah Nordik) pada 5.500 sampai 4.000 SM.

Laman resmi Zuism menerangkan tujuan mereka secara cukup jelas. Meski menyatakan bahwa organisasi religius Zuism merupakan wadah bagi para anggotanya untuk menjalankan agama penduduk Sumeria Kuno, laman itu juga menambahkan tujuan utama mereka terkait undang-undang pemerintah.

“Tujuan utama organisasi adalah supaya pemerintah mencabut semua undang-undang yang memberikan hak-hak istimewa bagi organisasi-organisasi religius, baik finansial maupun hak istimewa lainnya di atas organisasi-organisasi lainnya,” demikian tertulis dalam laman mereka sebagaimana dilansir dari The Guardian, Rabu (9/12/2015).

Jadi sebenarnya Zuism dibentuk sebagai bentuk protes dalam pernyataannya, Zuism menambahkan bahwa mereka akan berhenti dan menghilang jika tujuannya telah tercapai. “Kami ingin orang-orang dapat memilih untuk tidak membayar pajak jemaah,” kata Juru Bicara Zuism Sveinn Thorhallsson. “Di masyarakat modern, negara tidak seharusnya mendata kepercayaan religius masyarakat,” tambahnya lagi. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: