Internasional

Pangeran Saudi “Tarik” Sumpah Setia kepada Putera Mahkota dan Wakilnya

Riyadh, Salafynews.com – Pangeran Saud bin Saif al-Nasr bin Saud bin Abdul Aziz Al Saud mengisyaratkan akan menarik baiat kesetiaan kepada Pangeran Mohammed bin Nayef, Menteri Dalam Negeri yang ditunjuk sebagai Putera Mahkota dan Mohammed bin Salman,  Menteri Pertahanan yang ditunjuk sebagai Wakil Putra Mahkota.

Saud mengatakan, “Setelah perubahan terbaru (terkait keputusan Kerajaan baru-baru ini), sebuah pesan yang keliru sampai kepada saya yang intinya bahwa orang yang saya perhitungkan kerelaannya telah sepakat terhadap perubahan ini, sehingga saya pun terburu-buru menyetujuinya. ”

Pangeran itu melalui tweetnya di akun twitter miliknya menambahkan, “Saya mengakui seharusnya saya berkonsultasi terlebih dahulu, terutama setelah saya ketahui bahwa banyak sepupu saya tidak gegabah  dan berhati-hati  mengamati ayah kami, yang kami anggap sebagai rujukan yang tidak boleh menyimpang dari pikirannya.”

Ia melanjutkan: “Saya telah berdiri melawan konspirasi sebelumnya yang dimaksudkan untuk menjauhkan yang lebih pantas dan layak,  maka saya pun tidak ragu sedikitpun untuk melawan setiap konspirasi  serupa.”

Saud menyinggung bahwa tanggung jawab pemerintahan tidak boleh menjadi mainan di antara kelompok-kelompok yang bersaing, dan kedudukan tidak boleh dibeli dan dijual miliaran, tetapi harus merupakan bagian orang yang lebih pantas dan layak dengan kerelaan semuanya. ”

Pada gilirannya, netizen Saudi, Mujtahid menafsiri tweet Saud bin Saif Al-Nasr dan mengatakan, “Dari  dua tweet ini, tampaknya Saud bin Saif akan menarik sumpah setianya kepada Mohammad bin Nayef dan Mohammed bin Salman.” (ss)

tweet pangeran Saud bin Saif al-Nashr

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Warbler Mujtahid: Perang Kekuasaan Para Pengeran Monarki Saudi ‘Meledak’ | SALAFY NEWS

  2. Habib Hasan Alatas

    February 19, 2016 at 7:59 am

    Kononnya Regim Al-Saud katanya Perlembagaannya berdasarkan al-Quran dan Sunnah Nabi SAW. Kenyataan yang dapat dibuktikan semua itu hanya tipu-muslihatnya sahaja, sebenarnya kekuasaan sepenuhnyan berada ditangan sang Raja. Semua keputusan sebenarnya hanya ditangan sang Raja. Sang Raja mudah untuk memancung kepala siapa sahaja yang tidak disukainya meskipun yang bersalah adalah putranya sendiri. Mereka membelakangi peringatan dari Allah SWT: ” Sesungguhnya telah kami turunkan kepada engkau Kitab itu (al-Quran) dengan kebenaran supaya engkau Hukumkan diantara manusia dengan apa yang telah diperlihatkan Allah kepada engkau. Dan janganlah engkau terhadap orang-orang yang khianat itu menjadi pembela.” (Q.S. Annisa’: 105)

  3. Habib Hasan Alatas

    February 20, 2016 at 9:44 am

    Regim Al=Saud bertanggung jawab atas segala kezaliman yang mereka telah lakukan terhadap rakyat Yaman, yang terkorban, rumah penduduk yang dihancurkan hospital di bom, masjid dihancurkan. Ramai yang mati kelaparan, karena sekatan yang di lakukan oleh regim al-Saud. Mereka telah lalai atas peringatan dan tanggung jawab mereka di dunia dan di akhirat. Pembunuhanan yang dipimpin oleh Regim al-Saud sehingga ramai anak-anak menjadi Yatim, ramai wanita dan orang tua jompo yang terkorban. Mereka lalai dan melupakan peringatan Allah SWT: ” Janganlah engkau mengira bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat orang yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.” (Q.S.Ibrahim” 42)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: