Internasional

PBB: Saudi Sengaja Bantai Warga Sipil di Pasar Khamis Yaman

19 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM, HAJJAH – Penyidik PBB yang mengunjungi pasar Al Khamis di timurlaut Yaman, dimana serangan udara Saudi menewaskan lebih dari seratus orang minggu ini, tidak menemukan bukti bahwa serangan itu mungkin memiliki tujuan militer.

Korban Serangan Saudi

Penyidik PBB itu menyebut bahwa satu-satunya checkpoint kecil yang ada bahkan terletak sekitar 250 meter dari pasar yang menjadi sasaran Saudi tersebut. Dengan ini, maka serangan Saudi bisa disebut sebagai sebuah kesengajaan untuk melakukan “pembantaian”.

“Serangan pasar di Gubernuran Hajjah  pada hari Rabu lalu adalah salah satu insiden paling mematikan dalam kampanye Arab Saudi selama setahun di Yaman,” ungkap Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Zeid Ra’ad Al Hussein, sebagaimana dikutip InfoWars, Jumat (18/03) kemarin.

Korban Serangan Saudi

Korban tewas dilaporkan mencapai lebih dari 106 orang, termasuk 24 anak-anak. Kesengajaan “pembantaian” bisa dilihat dari waktu dilancarkannya serangan udara, yang dikirim pada jam sibuk di waktu siang di pasar tersebut. Pasar Khamees berfungsi sebagai tujuan belanja utama untuk sekitar 15 desa di sekitarnya.

“Sejak kampanye Yaman diluncurkan pada Maret tahun lalu oleh koalisi negara-negara Arab yang dipimpin Saudi, PBB telah mencatat hampir 9.000 korban jiwa di Yaman, termasuk 3.218 warga sipil tewas dan lebih dari 5.778 terluka,” kata Zeid.( beberapa pihak mengklaim angka korban jauh lebih besar).

“Serangan-serangan itu telah menghantam pasar, rumah sakit, klinik, sekolah, pabrik, pesta pernikahan dan ratusan rumah milik warga di desa-desa, kota-kota dan termasuk ibukota Sana’a,” tambahnya. “Meskipun telah banyak melanggar hukum internasional, insiden mengerikan terus terjadi dengan keberlangsungan yang tidak dapat diterima. Selain itu, meskipun janji-janji telah diberikan kepada publik untuk menyelidiki insiden tersebut, kami belum melihat kemajuan apapun dalam penyelidikan itu.”

Sebelumnya, pemboman pasar Al Khamees itu telah dikutuk oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan sejumlah organisasi internasional. Arab Saudi kemudian mengatakan akan menurunkan skala kampanye udaranya di Yaman serta fokus pada pelatihan tentara Yaman. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: