Internasional

PBB: Tahun 2020 Gaza Sudah Tak Layak di Huni Lagi

Salafynews.com, WASHINGTON – Dalam sebuah konferensi, Badan PBB memperingatkan bahwa “hampir semua penduduk Gaza hidup sangat miskin. Blokade ekonomi dan perang telah menghancurkan semua perekonomian wilayah itu”. jika trend ini terus berlanjut, maka wilayah tersebut mungkin bisa “tak bisa lagi dihuni” dalam lima tahun mendatang. Demikian dilaporkan Russia Today pada Rabu (2/8) kemarin. (Baca Lousia Lamb ; Israel Tak Akan Pernah Berhenti Membasmi Bangsa Palestina)

Laporan dari Konferensi PBB untuk Pembangunan dan Perdagangan (UNCTAD) mengatakan bahwa perang yang dilancarkan Israel ke jalur Gaza tahun lalu telah menjadikan negara itu jatuh ke dalam resesi yang mendalam dan kali ini mungkin pemulihan tak bisa lagi dilakukan.

“Prospek untuk 2015 sangat suram akibat tidak stabilnya kondisi politik, berkurangnya aliran bantuan, lambatnya rekonstruksi di Gaza dan sisa-sisa efek pemotongan Israel terhadap  pendapatan cukai Palestina selama empat bulan pertama di 2015,” ungkap laporan tersebut. (Baca Liga Arab Serukan Boikot Ekonomi Terhadap Produk Israel)

Laporan tersebut menekankan dampak operasi IDF di Jalur Gaza, tiga konflik utama dalam enam tahun, ditambah 8 tahun blokade ekonomi. PBB mengatakan bahwa 500.000 orang telah mengungsi dari Gaza sebagai akibat dari operasi IDF yang terjadi tahun lalu. Lebih dari 20.000 rumah-rumah Palestina, 148 sekolah, 15 rumah sakit dan 45 pusat kesehatan dalam kondisi rusak.Bantuan untuk Palestina terhenti karena blokade yang dipaksakan atas Gaza.

Mirisnya, dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa pemukiman Israel meningkat empat kali lipat semenjak Persetujuan Oslo.

“Tidak ada jumlah bantuan yang cukup untuk memulihkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dalam kondisi dibawah serangan militer dan penghancuran ekonomi yang terus menerus, ditambah lagi isolasi dari pasar dunia, fragmentasi pasar domestik dan perampasan serta penghalangan dari akses kekayaan alam nasionalnya sendiri,” laporan tersebut menambahkan.

Setidaknya 247 pabrik dan 300 pusat komersial dihancurkan sepenuhnya atau sebagian oleh Israel, sedangkan sektor pertanian sendiri menderita kerugian 550 juta USD  kerugian, menurut laporan tersebut. (Baca Obama; Kami Semua Dukung Israel)

Israel telah melakukan blokade atas Gaza semnjak tahun 2007 dengan alasan mencegah bantuan senjata untuk Hamas. Berbagai kritik termasuk dari organisasi organisai HAM menyebut bahwa blokade itu hanya menimbulkan penderitaan bagi penduduk sipil Palestina dengan mencegah masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Juli 2014 lalu, dengan alasan membalas serangan roket Hamas, Israel melakukan serangan militer ke jalur Gaza dengan menyebutnya “Operastion Protective Edge”. serangan tersebut telah menewaskan 2.251 warga Palestina yang kebanyakannya adalah penduduk sipil termasuk anak-anak dan lansia. (SFA/LM/RT)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: