Internasional

Pejabat Arab Berduka Cita dan Menangisi Kematian Shimon Peres

Sabtu, 01 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, TEL AVIV – Pemerintah Israel mempersiapkan prosesi pemakaman mantan Perdana Menterinya Shimon Peres di Yerussalem, yang telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu kemarin di usianya yang ke 93 tahun. (Baca: Pengakuan Komandan Israel atas Pendudukan Palestina)

Proses pemakaman akan dihadiri oleh sejumlah besar pemimpin dunia, seperti Amerika Serikat, Perancis, Jerman, Inggris, dan Kanada. Pemerintah Israel juga menyatakan sebagai hari berkabung nasional, dengan memasang bendera setengah tiang di wilayah pendudukan Palestina, begitu juga Amerika Serikat.

Sementara itu, para pejabat Arab Saudi ikut berduka cita atas kabar kematian Simon Peres bahkan sebagian lagi berpartisipasi dalam “pemakaman jenazah” Peres. Hal ini bisa dilihat dari status Facebook seorang Wakil Menteri Kerjasama Regional dan Anggota Kneset Israel, Ayyoub Kara dari Partai Likud, menulis; “salah satu pemimpin Negara Teluk menangis beberapa saat setelah mendengar kabar kematian Shimon Peres.

Menteri Luar Negeri Bahrain, Khalid Bin Ahmad Al Khalifah dalam Twiter-nya, menulis “Tidurlah dengan damai Shimon Peres. Ia seorang pahlawan perang dan cinta perdamaian, yang sulit ditemukan di Timur Tengah”. Selain itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas ikut juga menghadiri upacara pemakaman mantan presiden Israel dan peraih Hadiah Nobel Perdamaian Shimon. (Baca: Tembus Sistem Drone dan CCTV, Hacker Muda Palestina Permalukan Wajah Intelijen Israel)

Kebanyakan warga Arab dan Palestina menyebut Peres sebagai penjahat perang setelah dia meninggal dunia. Namun Abbas memuji dia sebagai mitra yang berani memperjuangkan perdamaian dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya.

Mahmud Abbas Menangisi Kematian Shimon Peres

Para pejabat pesaing Fatah, gerakan Islam Hamas yang menguasai Jalur Gaza, menyambut kematian Peres dan mengecam Abbas karena menyampaikan belasungkawa atas kematian Peres yang menganggap dia mengabaikan darah pada syuhada dan penderitaan rakyat Palestina. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: