Internasional

Pemerintah Kairo Tuai Kecaman Keras Pasca Serahkan Dua Pulau Kepada Saudi

16 April 2016,

SALAFYNEWS.COM, MESIR – Beberapa partai dan badan politik Mesir mulai menujukkan respon kesal dan marah tentang keputusan negaranya melepas dua pulau strategis Tiran dan Sanafir kepada Monarki Saudi. Para analis merasa bahwa resolusi itu tidak transparan dan jelas tunduk pada normalisasi hubungan antara Riyadh dan Tel Aviv.

Suasana penolakan terhadap keputusan pemerintahan Mesir yang melepas dua pulau yaitu Tiran dan Sanafir kepada Arab Saudi terus berlangsung, sejumlah partai dan badan politik mulai menyatakan sikap kemarahan mereka, terutama Partai Arab Demokrat Nasserist, mereka berkumpul untuk mengadakan pertemuan khusus, dalam pertemuan itu mereka menegaskan apa yang pernah dikatakan almarhum Presiden Gamal Abdel Nasser “jangan ada yang menyentuh dua pulau itu”, mereka menganggap bahwa apa yang terjadi merupakan pelanggaran berat atas konstitusi Mesir.

Salah satu anggota dewan politik Partai Arab Demokrat Nasserist, Noor Huda Zaki, mengatakan “Ini menunjukkan indikasi dan sebuah pelanggaran berat terhadap konstitusi Mesir, termasuk masalah kedaulatan yang seharusnya masalah itu diputuskan oleh rakyat Mesir dan para wakilnya, namun semua itu tidak digubris”.

Para analis menganggap bahwa diamnya Israel terkait dua pulau yang diserahkan kepada Arab Saudi adalah sebuah keheningan yang mencurigakan, mereka meyakini bahwa sebelum itu terjadi telah ada koordinasi dan kesepakatan antara Riyadh dan Tel Aviv untuk mengambil perjanjian itu dengan Kairo.

Sejarawan Mesir seorang pakar sejarah kontemporer, Asim Dasuki, mengatakan “Israel tidak akan pernah merasa tenang kecuali jika perjanjian dengan Arab Saudi telah ditandatangani, ada proyek yang dirancang secara rahasia, apa yang terjadi di permukaan bukanlah fakta yang sebenarnya, ada skema yang sudah dimulai sejak tahun 1981, ketika mereka menghasut Arab Saudi untuk menuntut dikembalikannya dua pulau itu”, dikutip dari Middle East Panorama (13/04).

Keputusan dilepasnya pulau Tiran dan Sanafir kepada Arab Saudi masih menimbulkan banyak pertanyaan bagi para pengamat, dimana mereka melihat bahwa masalah itu memicu kecurigaan, sebagaimana pula mereka menyatakan bahwa entitas Zionis telah menyebarkan racunnya dalam proses pelepasan dua pulau tersebut. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: