Internasional

Pemimpin Revolusi Yaman Berjanji Akan Segera Ambil Alih Kota Aden

SANA’A, Salafynews.com – Para pemimpin senior Yaman menggaris-bawahi tekad mereka untuk mengambil alih kembali kendali atas provinsi Aden dari Al-Qaeda dan para milisi pro-Hadi.

“Terlepas dari kenyataan bahwa kami telah mundur dari Aden, sebenarnya kami masih berada di sana dan semua teroris, pasukan koalisi Arab dan pro-Hadi tetap berada dalam incaran senjata kami,” ungkap Nayef Qayes, wakil kepala dewan revolusi Yaman, kepada FNA, Rabu(7/10) kemarin.

Ia menggarisbawahi bahwa kekuatan revolusioner dan rakyat Yaman akan segera kembali ke Aden guna mendapatkan kembali wilayah mereka dari musuh dan penjajah asing.

Perwakilan kelompok perlawanan Ansarullah dalam pembicaraan damai Yaman, Abdolrahman Mokhtar, juga mengumumkan bahwa pasukan revolusioner telah menangkap beberapa warga negara Saudi dan warga asing yang berperang melawan orang-orang Yaman.

Pernyataan mereka ini diumumkan setelah 18 tentara UEA tewas dalam serangan granat berpeluncur roket di sebuah hotel di kota pelabuhan Aden.

Sekitar 20 pasukan militer yang kemudian tewas dalam serangan tersebut sebagian besarnya adalah tentara dari Uni Emirat Arab (UEA) yang menjaga Hotel Qasr, di mana mantan Perdana Menteri Yaman Khaled Bahah tinggal.

Beberapa orang yang belum teridentifikasi juga terluka dalam serangan.

Arab Saudi telah menyerang Yaman selama 197 hari, terhitung Kamis(8/10), demi mengembalikan tampuk kekuasaan kepada mantan presiden yang buron, Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Hingga kini, serangan koalisi pimpinan Saudi itu telah menewaskan 6.453 rakyat Yaman, termasuk wanita dan anak-anak.

Meski Riyadh mengklaim bahwa pihaknya hanya menargetkan posisi Ansharullah, pada kenyataannya Serangan Udara koalisi pimpinan Saudi itu juga dengan sengaja menargetkan pemukiman penduduk dan infrastruktur sipil. (Sfa/lm/fna)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: