Internasional

Penduduk Najran Demo Tuntut Kemerdekaan

Salafynews.com, NAJRAN – Pasca jatuhnya kota Najran ke tangan pasukan Yaman dan pejuang Ansarullah, Rakyat Saudi yang tinggal di kota perbatasan Najran menggelar demo menuntut pemisahan dari Saudi Arabia.

“Sejak tiga bulan yang lalu, saudara-saudara kami di Yaman harus menghadapi agresi berdarah dari pasukan Saudi yang semena-mena dalam melakukan kejahatan perang terhadap penduduk Yaman yang tidak bersalah dan tak berdaya,” ungkap seorang aktifis yang hadir kepada FNA, pada hari Senin(22/6) kemarin.

“Suku-suku dan penduduk di Najran ngotot pada keputusan mereka mengenai kemerdekaan wilayahnya dan lepas dari hegemoni rezim wahabi-takfiri Saudi. Mereka menggelar unjuk rasa seperti ini untuk mengumumkan kesiapan mereka untuk melawan rezim Saudi,” ungkap Hossein Ebrahim.

penduduk najran berdemo

Ebrahim juga menggaris bawahi adanya konspirasi global terhadap masyarakat Saudi yang tak berdosa di Najran, namun revolusi di wilayah itu tetap hidup.

Awal bulan ini, ketua suku di kota perbatasan Najran mengatakan bahwa mereka berlepas diri dari pemerintahan Saudi dan bergabung dengan Yaman untuk memerangi Saudi.

Syekh Faozi Akram kepala suku Yaam dan Walad Abdullah di Najran mengatakan bahwa suku-suku di kota itu memiliki rencana untuk segera melepaskan diri dari pemerintahan pusat di Riyadh.

“Pasukan Saudi menembakkan rudal dan bom mortir ke wilayah Najran dan kemudian meyalahkan pihak Houthi Yaman atas hal itu,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa suku-suku di Selatan Najran telah melakukan pertemuan dengan pasukan Yaman untuk mendiskusikan bagaimana cara melawan balik pasukan Saudi.

Syeikh Akram menggaris bawahi bahwa tuntutan suku-suku Yaman untuk merdeka bangkit akibat agresi biadab Saudi terhadap Yaman dan kehadiran personil militer Saudi di Najran.

“Semua suku Yaman terancam oleh Saudi Arabia dan kami siap untuk syahid di jalan Allah,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan setelah orang-orang suku yang tinggal di Najran dalam sebuah pernyataan menyuarakan oposisi terhadap serangan Riyadh di Yaman dan menyatakan perang melawan rezim Saudi.

“Suku-suku Yaman mendeklarasikan sebuah pernyataan perang terhadap pendudukan rezim Saudi, menekankan bahwa kerajaan Saudi merepresentasikan korupsi di muka bumi dan menumpahkan darah masyarakat tak berdosa di seluruh dunia dengan menganggap hal itu sebagai sesuatau yang  rutin dan  wajar,” ungkap Abdulazis Farid

Menurut Farid, pernyataan itu juga menambahkan bahwa “sedisionist” (para penghasut) rezim Saudi ingin merubah wilayah Najran sebagai wilayah garis depan perang melawan saudara dan tetangganya serta menggunakan wilayah ini sebagai pusat serangan artileri melawan Yaman dimulai dari minggu kedua perang terhadap masyarakat Yaman. Farid juga menambahkan bahwa suku-suku Najran akan segera bangkit melawan rezim Saudi karena agresinya kepada Yaman dan akan berjuang melawan pasukan Saudi.

Pernyataan itu disampaikan setelah  Menteri Garda Nasional Arab, Mutaib bin Abdullah mengirimkan hadiah senilai beberapa juta Reyal kepada syekh Arab di Najran bagian Tenggara guna  mencegah mereka dari memihak dan mendukung gerakan Ansharullah Yaman.

Kantor berita Khabar Yemen awal bulan ini melaporkan bahwa Mutaib telah membayar satu juta  Reyal Saudi(mendekati 250.000 dolar Amerika) kepada setiap kepala suku dan syekh di Najran bersama denga surat apresiasi dari Riyadh demi menjaga mereka agar tetap berada di pihak Riyadh.

Aktivis Saudi merilis sebuah dokumen yang menunjukkan chek senilai satu juta reyal yang telah dikirim untuk Husain Mahdi al-Haidar, Massoud Bin Mahdi al-Haidar, Sal Ibn Naji dan kepala-kepala suku Najran lainnya.

Pernyataan suku-suku Najran yang menunjukkan sikap oposisi mereka terhadap keinginan Riyadh untuk menjadikan wilayah mereka sebagai garis depan untuk melawan Yaman, menunjukkan bahwa ketua-ketua suku itu menolak chek yang diberikan Saudi. (lm/SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. wababi sisapi

    June 23, 2015 at 2:43 pm

    Serangan rezim haram Saudi wahabi salafi ke Yaman adalah senjata makan tuan…..ha ha ha …..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: