Amerika

Penggunaan Media Sosial Secara Terus-Menerus Timbulkan Depresi Tingkat Tinggi

Salafynews.com, MANCHESTER – Sebuah penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam sebuah konferensi psikologi sosial Inggris, yang bertempat di The Palace Hotel, Manchester, pada Jum’at (11/9) kemarin, membuktikan bahwa penggunaan sosial media tertentu secara terus-menerus sepanjang hari dapat menyebabkan depresi tingkat tinggi pada kebanyakan remaja.

Para peneliti, Dr Heather Cleland Woods dan Holly Scott dari Universitas Glasgow, menyediakan beberapa kuis terhadap 467 responden yang kesemuanya adalah para remaja, mengenai penggunaan media sosial tertentu sepanjang hari.

Dari tes tersebut ditemukan adanya berbagai gangguan seperti berkurangnya waktu tidur dan kepercayaan diri, meningkatnya kecemasan, depresi tingkat tinggi, serta berbagai masalah emosional akibat bersosial media yang disebabkan tekanan untuk merasa harus ada selama 24jam berturut-turut, dan kekhawatiran dalam hal-hal semisal tidak bisa membalas pesan ataupun postingan teman dengan segera.

150911094917_1_540x360Dr Cleland Woods menjelaskan: “Masa remaja bisa menjadi masa peningkatan kerentanan untuk timbulnya depresi dan kecemasan, dan kualitas tidur yang buruk dapat berkontribusi penting dalam hal ini. Adalah penting bagi kita untuk memahami bagaimana media sosial yang mereka gunakan berkaitan dengan hal ini. Berbagai bukti semakin mendukung adanya hubungan antara penggunaan media sosial dan ketentraman hidup, terutama selama masa remaja, walau penyebab spesifik mengenai hal ini belum terlalu jelas. “

Analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan, penggunaan media sosial sepanjang waktu diiringi dengan terlibatnya perasaan seara emosional sangat terkait dengan kualitas tidur yang memburuk, rendahnya kepercayaan diri, serta timbulnya kecemasan dan depresi tingkat tinggi.

Peneliti utama, Dr Cleland Woods mengatakan “Sementara penggunaan media sosial secara keseluruhan berdampak pada kualitas tidur, mereka yang “online” di malam hari tampaknya adalah mereka yang paling terpengaruh. Hal ini terutama bagi mereka yang melibatkan banyak perasaan secara emosional. Ini berarti kita harus benar-benar memikirkan bagaimana anak-anak kita menggunakan media sosial, dalam kaitannya dengan peraturan mengenai kapan waktu yang tepat untuk berhenti. ” (lm/sciencedaily/Sfa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: