Amerika

Perang Dingin AS dan Rusia Soal Suriah

MOSKOW, Salafynews.com – Kepentingan geopolitik Rusia dan Amerika Serikat berada di jalur tabrakan di Timur Tengah, saingan dan perang dingin serta penggunaan berbagai cara untuk mencapai tujuan kebijakan luar negeri mereka, kata seorang komentator politik dari Moskow.

“Rusia ingin mempengaruhi Timur Tengah dan tentu saja Amerika Serikat dan Uni Eropa juga ingin mempengaruhi Timur Tengah, pertanyaannya adalah bagaimana cara mencapai tujuan itu” kata Dmitry Babich Selasa. (Baca Zionis Israel Tidak Terima Lihat Rusia Bantu Suriah, Netanyahu Akan ke Rusia)

“Amerika Serikat dan Uni Eropa khususnya Inggris mencapai tujuan mereka dengan langsung mengintervensi dalam urusan internal negara-negara berdaulat” termasuk Suriah, di mana mereka “mendukung pemberontakan bersenjata,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Press TV.

Rusia dituduh telah mengirimkan unit artileri dan tank serta puluhan personil untuk Suriah. Para pejabat pertahanan AS mengatakan Rusia telah memindahka jet-jet tempurnya ke Latakia pada Jumat lalu.

Penyebaran pasukan telah menimbulkan kekhawatiran di Washington bahwa Rusia berusaha untuk mendirikan sebuah pangkalan militer di Suriah untuk meningkatkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Komitmen Rusia untuk pemerintah Suriah, bagaimanapun, bertentangan dengan kebijakan AS saat ini, yang menyerukan penggulingan Assad. (Baca Kunjungan Netanyahu Ke Moskow Memohon Kepada Putin Tak Serang Pasukannya)

“Tidak ada yang masuk akal tentang Rusia berusaha untuk menjadi pengaruh di Timur Tengah. Rusia telah membantu pemerintah Suriah dalam sesuai hukum internasional. Rusia telah menghormati kedaulatan negara, “kata Babich.

“tidak demikian dengan Amerika Serikat dan Inggris untuk memutuskan siapa yang lebih baik untuk negara-negara ini, mereka tidak tahu daerah itu, mereka tidak tahu orang-orang ini,” tambahnya.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Senin, kandidat Partai Republik Marco Rubio mengatakan bahwa Obama “tidak bisa memahami tujuan Vladimir Putin.”

Senator Rubio berpendapat bahwa presiden Rusia ingin pengakuan Rusia sebagai kekuatan geopolitik di Timur Tengah.

“Rubio adalah politisi yang sangat anti-Rusia yang ingin mengatakan bahwa Rusia sedang mencoba untuk menduduki Suriah yang merupakan omong kosong, “kata Babich. (SFA/PTV)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: