Timur Tengah

Perang Yaman dan Kebohongan Media Timur Tengah

Salafynews.com, YAMAN – Tidak heran jika beberapa media Teluk melaporkan kebohongan tentang perkembangan agresi Saudi di Yaman.  Media Timur Tengah memang cenderung menggambarkan kebenaran yang palsu sesuai pesenan pangeran dan raja-raja Arab. Sebagaimana slogan Nazi mengatakan, “Do lie, then lie and lie until people would believe you”, Artinya; lakukanlah kebohongan, lalu ulangi dan ulangi sampai orang-orang percaya pada anda.

Tapi tampaknya bahwa slogan ini belum mencapai tujuan yang diinginkan di Teluk, karena koalisi pimpinan Saudi terus menanggung kerugian besar di Ma’rib, taaz, Jizan, Taizz, Najran dan sepanjang perbatasan utara Yaman. Kerugian tersebut tidak bisa lagi disembunyikan oleh koalisi. Bahkan kampanye perang yang ditabuh Arab Saudi pada 26 Maret telah menjadi hantu yang menakutkan, mulai dari tentara Saudi yang melarikan diri, 300 tentara Saudi yang bergabung dengan komite populer Yaman, serangan Scud yang mengahancurkan pangkalan militer Khamis Musyait, Serangan Toska yang menewaskan ratusan tentara Saudi, Emirat dan Bahrain hingga tewasnya Pangeran Bahrain dan berapa petinggi militer koalisi. (Baca Jum’at Membara, Pasukan Yaman Hancurkan Pusat Kekuatan Militer Saudi dengan Rudal Toska : Video)

Baru-baru ini, Televisi al-Masirah juga menunjukkan beberapa tentara Saudi yang ditawan. Video tahanan mengungkap realitas betapa tak berdaya Arab Saudi di Yaman. Video itu memperlihatan adegan pembakaran puluhan kendaraan di Jizan dan ‘Asir, serta menargetkan kamp di Ma’rib. Media-media Teluk yang tersebar di sana-sini memang tidak memberitakan beberapa petinggi militer atau tentara yang tewas, bahkan tidak mengungkapkan berapa banyak negara-negara Teluk yang terjebak di pasir Yaman. Wajar kalau itu ditutup-tutupi agar bau amisnya tak tercium kemana-mana. (Baca Tentara Saudi Minta Hentikan Perang di Yaman ; Video)

Memang benar tentara koalisi dan milisi dukungan mereka mengendalikan beberapa kota dan situs selatan Yaman pada beberapa minggu sebelumnya, namun dampaknya dengan cepat menghilang. Bahkan kota-kota itu menjadi kuburan bagi tentara mereka, tank-tank dan kendaraan militer mereka. (Baca Eksklusif Operasi Penghancuran Tank-Tank Saudi; Video)

Pasukan koalisi pimpinan Saudi memang mencapai beberapa terobosan, namun itu bukan prestasi yang signifikan karena beberapa alasan ;

Pertama, Pasukan koalisi dibanjiri ribuan tentara dari negara-negara Teluk dan Arab, serta tentara bayaran, milisi bersenjata, anggota al-Qaeda dan ISIS. Semua terlibat dalam pertempuran melawan tentara Yaman dan komite populer. Namun, mereka gagal mencapai terobosan signifikan di Ma’rib dan taaz, sebaliknya tentara Yaman bersama komite populer berhasil merontokkan dan mengambil alih situs-situs militer di sepanjang perbatasan. Bahkan tentara Yaman telah menguasai beberapa daerah di pedalaman Saudi, seperti beberapa daerah di Provinsi Asir, Jizan, dan Najran. (Baca Tentara Bayaran Saudi)

Kedua, Agresor yang dilengkapi dengan peralatan militer terbaru seperti pesawat tempur, tank, kendaraan lapis baja, kapal perang, drone yang harganya ratusan miliar dolar, dan bom-bom pintar, di samping mendapat bantuan dari jasa intelijen Amerika Serikat atau jasa pencitraan satelit untuk mengumpulkan informasi sedetail mungkin tentang pergerakan pasukan Yaman dan gudang-gudang senjatanya. Namun hasilnya adalah nihil, seperti yang kita lihat peti-peti mati dari pasukan koalisi kembali ke tempat asal mereka, dan rudal-rudal Yaman masih terus menghantui Saudi. (Baca Saudi Kirim Senjata Ke Yaman)

Ketiga, Mereka gagal dalam menghancurkan senjata dan rudal Yaman,  terbukti puluhan rudal setiap harinya ditembakkan ke perbatasan Saudi seperti rudal Scud, Toska dan anti-tank rudal Cornet. (Baca Rudal-Rudal Yaman Hujani Riyadh)

Keempat, Pasukan Yaman berhasil melakukan serangan di dalam provinsi Saudi, mengontrol situs militer penting, dan menyita tank canggih dan beberapa kendaraan beberapa militer. Bahkan, Channel Youtube ‘Ilam Harbi juga banyak menayangkan tentara Saudi yang melarikan diri dari situs mereka dan meninggalkan kendaraan dan senjata mereka di medan perang. (Baca Tentara Saudi Melarikan Diri Dari Medan Tempur Di Najran)

Kelima, Yaman berhasil melumpuhkan kota-kota di Arab Saudi di perbatasan, dengan memukul situs-situs penting seperti bandara dan stasiun listrik. (Baca Pasukan Yaman Kuasai Pangkalan Militer Saudi)

Prestasi Tentara Koalisi Pimpinan Saudi

Pertama, Meningkatkan pembantaian terhadap warga sipil di pasar umum, sekolah dan masjid. (Baca 6000 Muslimin Yaman Jadi Tumbal Keserakahan Saudi)

Kedua, Menghancurkan infrastruktur Yaman seperti bandara, pelabuhan, rumah sakit, sekolah, universitas dan jalan-jalan yang menciptakan bencana kemanusiaan. (Baca Saudi Serang Sekolah Anak-anak Yaman)

Ketiga, Memasok teroris al-Qaeda dan ISIS terutama di Aden dan Hadramout; laporan menyebutkan dua organisasi itu tumbuh subur, terutama di Aden. Kota itu pun berubah menjadi ladang pembantaian, pembunuhan dan serangan terhadap tempat-tempat ibadah, dan makam-makam habaib. (Baca Saudi Hancurkan Makam Habaib Yaman)

Keempat, Desakan Saudi untuk membatalkan upaya politik dan menindak para delegasi internasional untuk mempermalukan mereka dengan tujuan menendang mereka keluar; setelah menendang Jamal bin Omar keluar, Riyadh mengerahkan tekanan pada Ismail Ould Sheikh Ahmad utusan PBB di Yaman, dengan terus mengumumkan bahwa tidak mungkin untuk mencapai solusi politik tanpa menerapkan kondisi tersebut. (Baca Jamal Benomar Ungkap Kebohongan Saudi)

Negara-negara koalisi tidak ingin ada solusi di Yaman, ketidakseimbangan kekuatan dalam mendukung tentara Yaman dan komite populer. Arab Saudi takut beberapa pihak yang kuat di Yaman, dan lebih memilih beberapa orang lain untuk menjaga negara di bawah kontrol mereka. (SFA/ALM)

4 Comments

4 Comments

  1. Pingback: BBC: Saudi Ajak Teroris Al Qaeda Serang Yaman | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Pertempuran Sengit Pasukan Rakyat Yaman Lawan Pasukan Koalisi Saudi | SALAFY NEWS

  3. Pingback: Terus Serang Yaman, Saudi Tak Gubris Kritikan | SALAFY NEWS

  4. Habib Hasan Alatas

    March 26, 2016 at 2:03 pm

    Insya Allah pejuang Kemerdekaan Yaman akhirnya akan mencapai Kemenangan yang gilang gemilang dan pembunuh kejam Arab Saudi akan menemui kehancurannya, amin ya Rabbal alamin. Doa orang yang lemah dan teraniaya Insya Allah akan dikabulkan Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: