Eropa

Perayaan Tahun Baru di Jerman, Warga Arab Saudi Pesta Miras dan Asusila

05 Januari 2016,

SALAFYNEWS.COM, COLOGNE-JERMAN – Otoritas Kota Cologne, Jerman, mengeluhkan perayaan Tahun Baru 2016 yang diwaranai adegan kekacauan oleh warga asal Arab dan Afrika Utara. Menurut kepolisian Cologne, banyak dari mereka mabuk dan melakukan serangkaian serangan seksual, termasuk pemerkosaan pada malam Tahun Baru. (Baca: Ini Bukti 5 Aib Para Pangeran Kerajaan Saudi Terungkap Media)

“Serangan massal pada wanita yang terjadi di tengah-tengah kota di sekitar Stasiun Pusat Cologne pada malam Tahun Baru adalah situasi yang tak tertahankan,” kata Kepala Polisi Cologne, Wolfgang Albers, kepada wartawan.

Sejauh ini, pihak berwenang di Cologne telah menerima 60 aduan. Menurut polisi, kerumunan sekitar 1.000 orang menyerang orang-orang di pusat kota yang oleh Albers digambarkan sebagai “kejahatan dimensi baru”.

Laporan polisi menyebutkan hingga 1.000 orang rata-rata warga asal Arab dan Afrika Utara mabuk berat dan memenuhi kawasan alun-alun kota yang terletak antara Stasiun Kereta Api Pusat Cologne dan Gereja Katedral Gothic. (Baca: Diplomat Cabul Saudi Melarikan Diri dari India Setelah Terjerat Kasus Pemerkosaan TKW Nepal)

Setelah penyalaan kembang api dan suara sorak-sorai, beberapa orang mulai menyerang wanita. Dari 60 aduan yang diterima polisi, satu di antaranya laporan perkosaan. Sedangkan media lokal, melaporkan setidaknya 80 orang menjadi korban kekerasan geng, di mana 35 di antaranya mengalami serangan seksual.

Salah satu korban, dengan nama pendek Katja L, kepada Der Express, bercerita tentang penderitaannya yang diserang massa. ”Saya diraba-raba. Itu adalah mimpi buruk. Meskipun kami berteriak dan mengalahkan mereka, orang-orang itu tidak berhenti. Untungnya saya mengenakan jaket dan celana panjang. (Jika) rok mungkin telah robek,” keluhnya. (Baca: )

Polisi Cologne mengerahkan lebih dari 200 petugas untuk mengatasi gangguan dalam perayaan Malam Tahun Baru lalu. Lima orang dilaporkan ditangkap setelah dituduh mengancam dan merampok wanita.

Wali Kota Cologne, Henriette Reker, marah atas perilaku para imigran yang melakukan kejahatan massal pada malam Tahun Baru. ”Kami tidak bisa mentoleransi tindakan durhaka ini,” kata Reker, yang dilansir Russia Today, Selasa (5/1/2016). (SFA)

Sumber: SindoNews

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: WOW.. Rakyat Uni Emirat Arab Paling Gemar Mabuk-Mabukan | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: