Eropa

Perdagangan Senjata Antara Inggris dan Saudi Hanya Untuk Bunuhi Warga Yaman

21 April 2016,

SALAFYNEWS.COM, INGGRIS – Surat kabar Inggris “The Guardian” mengungkap, Selasa (19/04), nilai dari izin senjata yang dikeluarkan oleh Inggris Raya untuk Arab Saudi sebesar 2,8 miliar pound sejak intervensi Riyadh dalam perang di Yaman, meski sangat banyak seruan kepada Inggris Raya untuk menghentikan penjualan senjata, karena pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional.

Surat kabar itu menunjukkan bahwa pemerintah Inggris telah mengeluarkan izin pengiriman untuk senjata ke Arab Saudi senilai 7 juta pound hanya dalam tiga bulan terakhir dari tahun 2015.

Menurut surat kabar tersebut, angka-angka tersebut begitu besarnya meskipun terjadi peningkatam seruan kepada Inggris untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi, mengingat begitu banyaknya tuduhan oleh sejumlah organisasi termasuk oleh PBB, karena pemboman membabi buta terhadap warga sipil oleh pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi di Yaman. (Baca: Ribuan Warga Inggris Demo Tuntut Pemerintah Agar Hentikan Jual Senjata kepada Saudi)

Angka-angka yang baru dikeluarkan pada hari Selasa itu menunjukkan bahwa pemerintah Inggris telah menyetujui 122 lisensi militer ke Arab Saudi sejak keterlibatannya dalam perang sipil pada Maret 2015. Sebagaimana pula Inggris telah mengeluarkan lisensi senilai 6,7 miliar pound ke Arab Saudi sejak 2010.

Surat kabar itu mengatakan bahwa telah dibentuk komite yang dipilih dari semua pihak partai Inggris untuk mengontrol ekspor senjata dan melakukan penyelidikan terhadap penjualan senjata ke Arab Saudi, namun hingga sekarang belum ada konfirmasi dari para menteri yang meyakini bahwa Arab Saudi telah melanggar hukum kemanusiaan internasional selama kampanye pengeboman di Yaman. (Baca: Inggris Tegaskan Persenjatai Arab Saudi Lawan Yaman)

Sangat dimungkinkan para menteri itu akan ditanya tentang sejauh mana keterlibatan personel militer Inggris dalam kampanye sadis di Yaman yang dipimpin oleh Arab Saudi, dikutip dari Middle East Panorama (19/04).

Andrew Smith, seorang pejabat di “Kampanye Melawan Perdagangan Senjata (CAAT)”, mengomentari angka terbaru dari penjualan senjata Inggris Raya ke Arab Saudi itu, “telah menggugurkan hampir 6.000 orang dalam kampanye pemboman Arab Saudi di Yaman, dimana jet-jet tempur yang dilengkapi dengan bom penghancur, meski demikian penjualan senjata masih tetap berlangsung, sementara dukungan pemerintah Inggris kepada rezim Saudi tanpa ada pengawasan”. (SFA)

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: The Guardian: Tangan Inggris Berlumuran Darah Warga Yaman | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Surat Kabar London: Tangan Inggris Berlumuran Darah Warga Yaman – VOA ISLAM NEWS

  3. Pingback: Surat Kabar London: Tangan Inggris Berlumuran Darah Warga Yaman | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: