Afrika

Pertanyakan Janji Barat, Tentara Libya Hadapi ISIS Dengan Persenjataan Minim

Selasa, 24 Mei 2016

SALAFYNEWS.COM,  TRIPOLI  –  Surat kabar Sunday Telegraph merilis sebuah laporan bahwa pasukan Libya dalam menghadapi kelompok teroris ISIS tanpa senjata yang memadai. Mereka mempertanyakan janji barat yang akan mempersenjatai mereka untuk -minimal- mengimbangi persenjataan ISIS. (Baca: Donald Trump: Tindakan AS di Irak, Suriah, Libya Hasilkan Radikalisme dan ISIS)

Sang penulis laporan Colin Freeman sempat berjumpa dengan pasukan Libya berjumlah tiga ribu personil yang didukung oleh negara-negara Barat dalam perjalanan menuju kota Sirte, kota kelahiran Muammar Gaddafi yang saat ini dikendalikan oleh para elemen kelompok teroris ISIS sejak tahun lalu.

Komandan pasukan yang ditemui mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak menerima senjata yang sebelumnya dijanjikan oleh negara-negara Barat. (Baca: Komandan Angkatan Darat Libya : Libya Akan Meminta Bantuan Militer dari Rusia)

Freeman mencatat pernyataan Kolonel Mahmoud Asagal yang menyebutkan bahwa pasukan itu terus berjuang dan menjalani baku tembak melawan kelompok teroris ISIS selama setahun, ia mengaku telah kehilangan 200 personil.

Mahmoud menambahkan bahwa para pejuangnya telah berlatih dengan sangat baik, sementara pembicaraan dengan sejumlah negara-negara Barat yang sudah berlangsung selama satu setengah tahun untuk memperoleh senjata tidak juga membawa hasil, bahkan perangkat militer pelengkap, seperti teropong untuk dapat melihat di malam hari seperti yang pernah diberikan kepada oposisi bersenjata di Suriah tidak juga mereka terima. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: