Internasional

Pesan Terbuka Kepada Raja Arab Saudi

Salafynews.com – Pesan terbuka ini ditujukan untuk Mendiang Yang Mulia Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdulaziz.

Raja Abdullah bin Abdulaziz menyatakan akan mengucurkan dana sebesar 100 juta dolar untuk memberantas teroris, dan memperingatkan Eropa dan Amerika bahwa para teroris ISIS akan berdatangan ke negeri-negeri mereka. “Kita harus segera memerangi para penjahat ini dengan kekuatan dan rasio,” ujarnya.

Di sini  saya tujukan sebuah pesan terbuka  kepada Anda;

Perangi dahulu teroris di di rumah Anda sendiri, dan janganlah seperti orang yang membunuh korbannya kemudian mengiring jenazahnya.

Negeri Anda adalah pengekspor teroris pertama di dunia. Dunia internasional tidak mengharapkan dana dari Anda untuk memerangi teroris, tapi cegahlah transfer teroris ke belahan dunia. Karena, di antara para teroris yang melakukan aksi teror pada 11 September di AS, 15 orang dari mereka adalah warga Anda. Jumlah tahanan teroris Saudi  di Guantanamo tertinggi setelah Afghanistan, yaitu mencapai 135 orang. Jumlah warga Anda yang bergabung dalam front pertempuran di Suriah mencapai 2500 orang. Dan jumlah tersebut adalah tertinggi setelah Tunisia.

Ingatkah Anda bahwa gembong teroris terbesar di abad ini adalah Osamah bin Laden, warga Anda. Bahkan dokter berkewarganegaraan Saudi, Faisal al-Ansi, yang semestinya bekerja melayani pengobatan penderita sakit, telah bergabung dengan kelompok teroris ISIS dan membunuh sejumlah orang dengan bom bunuh diri.

Sementara itu, para ulama Kerajaan Anda siang dan malam berkoar-koar di hadapan publik. Mereka mencemari pendengaran dan pikiran para pemuda Anda dengan akidah dan pemikiran beracun dan merusak. Doktrin kebencian kepada orang yang tidak sepaham, budaya gemar bermusuhan, jihad bayaran (para calon teroris yang mereka sebut mujahid dengan nominal tertentu), pemikiran yang bertentangan dengan tata cara yang diajarkan Nabi saw, memerangi orang murtad dan mengkafirkan selainnya serta menyebut fulan rafidhi, khawarij atau murtad, adalah doktrin-doktrin yang mereka tanamkan pada jiwa pemuda Anda.

Jika Anda merasa jijik mendengar atau melihat kepala-kepala yang dipenggal oleh teroris ISIS, saya yakin orang lain pun jijik mendengar atau melihat tangan-tangan yang dipotong dan kepala-kepala yang dipenggal oleh para algojo Anda di hadapan publik. Anda telah mendahului ISIS dan memberikan contoh kepada mereka.

Jika Anda percaya sistem khilafah, umumkan diri anda sebagai Khalifah atau berikan tahta Anda kepada orang yang Anda kehendaki. Namun, jika Anda tidak percaya, laranglah para penceramah Anda meracuni pendengaran dan pikiran kita dengan pemikiran-pemikiran yang telah usang.

Jika Anda percaya “jihad ofensif”, sebarkan agama dengan senjata di seluruh belahan bumi,  dan umumkan perang terbuka. Namun, jika Anda tidak mempercayainya, katakan pada ulama Anda agar berhenti mengulang-ulang hadis ,“Aku diperintahkan memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan dua kalimat syahadat.”

Jika Anda percaya bahwa seorang syahid yang mati dalam rangka menyebarkan agama langsung menuju Surga dan bertemu dengan bidadari-bidadari Surga, maka seharusnya Anda yang pertama kali melakukannya dan menyambut panggilan serta memanggul senjata menuju ke medan pertempuran.

Jika Anda mengetahui bahwa akidah-akidah tersebut tidak memiliki tempat di abad 21 ini, katakan kepada para penceramah dan Dai Anda untuk berhenti mendorong para pemuda dan menjual impian dan syariat kepada mereka.

Mereka yang bergabung dengan ISIS dari negeri Anda, tidaklah pergi tanpa sebab. Kelompok-kelompok yang mempersiapkan mereka adalah sebab (bergabung dengan ISIS atau kelompok teroris lainnya), Sistem pendidikan Kerajaan Anda adalah sebab. Para ulama Anda adalah sebab. Buku-buku kuning Anda yang menyerbu dunia dengan ajaran fiqih Ibnu Taimiyah dan fiqih Muhammad bin Abdulwahab, adalah sebab pula. Anda telah mempersiapkan ribuan anggota ISIS di Negara Anda, kecuali yang dirahmati Allah.

Mereka semua percaya bahwa darah seorang muslim lebih mahal dari darah kafir,  darah seorang murtad halal ditumpahkan, dan darah orang yang meyakini agama lalu menolaknya (Rafidhi) adalah halal. ISIS adalah anak sah Anda. Jangan sampai senjata akan  memakan tuannya sendiri. Jika Anda ingin memerangi ISIS, ajarilah anak-anak Anda budaya kehidupan, karena Anda telah menanamkan budaya kematian pada diri mereka. Ajarilah mereka mencinta, karena anda telah mengisi pikiran dan hati mereka dengan kebencian. Ajarilah hidup di dunia sebelum pergi menuju akhirat. Ajarkan ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat, bukan budaya keberanian mencaci maki. Ajarilah mereka budaya hak-hak asasi manusia, bukan budaya perang dan agresi. (ss)

Untuk melihat video selengkapnya klik disini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: