Editorial

PKS Ikhwanul Muslimin Indonesia Berfaham Aliran Sesat Wahabi

Salafynews.com, JAKARTA – Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood) adalah gerakan Islam radikal di Mesir yang telah dinyatakan sebagai organisasi teroris di beberapa negara di Timur Tengah. Artikel asli: and as of 2015, Muslim Brotherhood is considered a terrorist organization by the governments of Bahrain,[6][7] Egypt, Russia, Syria, Saudi Arabia and United Arab Emirates. (Baca Muslim Brotherhood)

Bahaya Laten PKS Wahabi

Saat masih menjabat Menhan, Juwono Sudarsono pernah memberikan peringatan akan adanya gerakan radikal dari Timur Tengah yang menyusup pada partai Islam. Penyusupan gerakan radikal dari Timur Tengah tersebut bertujuan untuk mendirikan Negara Islam dan menghancurkan NKRI. Juwono Sudarsono meminta masyarakat waspada, karena penyusup menunggu momentum yang tepat untuk melakukan radikalisasi dan mendirikan Negara Islam. Pernyataan Anis Matta yang terkesan “membela ISIS” dan “memuja Osama Bin Laden” tentu tidak bisa kita lepaskan dari peringatan Juwono Sudarsono agar masyarakat waspada. Dan gerakan ini membahayakan NKRI karena mereka ingin membuat negara khilafah. (Baca [Benar] PKS Membahayakan Negara)

Apalagi jika kita bedah sejarah kelahiran PKS di Indonesia. Faktanya, memang tidak bisa lepas dari organisasi gerakan radikal di Timur Tengah yaitu Ikhwanul Muslimin. Fakta juga menunjukkan elit-elit PKS banyak yang lulusan dari Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Mesir. Ada benang merah yang terjalin jelas antara PKS-Indonesia, Ikhwanul Muslimin-Mesir dan Wahabi-Arab Saudi. Namun demikian fakta yang sudah jelas dan diketahui oleh publik tersebut masih sering dibantah oleh elit-elit PKS. Padahal dalam sebuah pernyataannya, Dr. Yusuf Qardhawi pernah menyebutkan bahwa Partai Keadilan (saat ini PKS) adalah perpanjangan tangan Ikhwanul Muslimin di Mesir.

Sejarah juga menunjukkan, sejak berdiri hingga saat ini, PKS dikelola oleh gerakan Tarbiyah yang merupakan bagian tak terpisahkan dari gerakan politik Ikhwanul Muslimin. Sejak tahun 80-an, gerakan Tarbiyah mampu menguasai kampus-kampus terkemuka seperti ITB, IPB, UI, UGM, Unpad, Unair, Unbraw dan Unhas. Mereka membentuk usroh-usroh yang dibimbing oleh para murobbi dan menyusupkan ideologinya melalui asistensi mata kuliah wajib Agama Islam. Tumbangnya rezim ORBA dan lahirnya reformasi 1998 merupakan momentum pertama gerakan Tarbiyah mulai berani membuka diri. Mereka lalu membentuk partai politik yang diberi nama Partai Keadilan. Meskipun hal ini tidak pernah diakui terang-terangan oleh PKS, namun melihat Jonru (Baca Jangan Suntikkan Racun “JONRU” Wahabi Ke Islam Nusantaraku) begitu “kebakaran jenggot” atas kedatangan Presiden Mesir Al-Sisi yang membasmi Muslim Brotherhood, bisa dipastikan pernyataan tersebut benar adanya. (Baca Ikhwanul Muslimin, 119 Ikhwanul Muslimin Ditangkap, Mesir Singkirkan Buku-Buku Syekh Qardhawi dari Perpustakaan Masjid)

Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood) menjadi besar dan kuat mendapat pendanaan dari Arab Saudi selama lebih dari 50 tahun. Ikhwanul Muslimin gerakan Radikal berafiliasi dengan ajaran Salafi Wahabi yang berasal dari Arab Saudi, dan dianut oleh teroris Al-Qaeda & ISIS. Artikel asli: [16][17]The Kingdom of Saudi Arabia helped the Brotherhood financially for “over half a century”. Dan di Mesir pun Depertemen Kementerian Wakaf (Agama) akan terus memantau dan melakukan pemeriksaan masjid dan perpustakaan di setiap Provinsi, untuk memastikan dua tempat itu bersih dari buku-buku yang mengajak pada “militansi dan ekstremisme”, baik perafiliasi dengan pemikiran Ikhwanul Muslimin maupun Salafi Wahabi. (Baca Muslim Brotherhood, MUFTI MAKKAH FATWAKAN GERAKAN WAHABI SESAT, Aliran Sesat Wahabi Bantai Muslimin dan Madzhab Islam Yang Sah, Mesir Bersihkan Masjid dan Perpustakan dari Buku-Buku Wahabi)

Ikhwanul Muslimin di bawah Sayyid Quthb memiliki hubungan yang erat dan kepentingan yang sama dengan Wahabi di Arab Saudi. Baik Ikhwanul Muslimin di Mesir maupun Wahabi di Arab Saudi memiliki pemikiran yang sama tentang pemikiran Takfiri. Dalam pemikiran Sayyid Quthb, negara wajib hukumnya menjalankan syariat Islam. Sehingga jika ada pemerintah muslim yang abai terhadap kewajiban menjalankan syariat Islam, maka dianggap telah keluar dari akidah Islam dan layak diperangi. (Baca Membedah Hubungan PKS, Ikhwanul Muslimin, Wahabi, dan ISIS)

Jika melakukan perang secara terbuka baik melalui kudeta maupun pemberontakan maka dipastikan gerakan Tarbiyah pasti akan hancur. Sejarah membuktikan, pemberontakan NII yang dipimpin oleh Danu Muhammad Hasan yang merupakan ayahanda Ketua Dewan Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, ternyata gagal total.

Bisa jadi belajar dari kegagalan pemberontakan NII, maka diputuskan untuk merebut kekuasaan dan mendirikan Negara Islam melalui jalur politik dengan mendirikan partai politik. Sedangkan untuk merebut kekuasaan dan mendirikan Negara Islam melalui jalan perang diserahkan kepada ISIS yang saat ini sedang menjadi sorotan dunia.

Maka menjadi hal biasa dan bukan hal yang aneh, jika Presiden PKS Anis Matta dalam pernyataannya terkesan “membela ISIS” dan Osama Bin Laden. Hal ini Terbukti dari pernyataan Presiden PKS Anis Matta beberapa waktu lalu yang menyatakan dukungan kepada ISIS yang notabene adalah produk Salafi-Wahabi & didanai Arab Saudi. Dukungan tersebut dinyatakan Anis Matta secara terang-terangan diliput oleh banyak media lokal tanah air. (Baca : Anis Matta dan Dukungan ke ISISAnis Matta Sebut Respons terhadap ISIS “Lebay”)

Organisasi teroris Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood) juga mendapat pendanaan dari Washington pada masa 1950-an dengan tujuan untuk melakukan makar menggulingkan Presiden Mesir Ghamal Abdul Nasser yang dianggap “tidak ramah” terhadap kebijakan Barat di Timur Tengah. Berdasarkan testimony mantan Vice Chairman dinas intelijen AS C.I.A. Graham E. Fuller yang dituangkan dalam bukunya yg berjudul “A World Without Islam” (Baca A World Without Islam)

Sebuah kekonyolan tiada terperi ketika kaum Radikal berpikir mereka sedang jihad saat berteriak “Anti Asing Anti Aseng” menolak Komunisme & segala sesuatu yang berbau blok timur (Rusia & Tiongkok) mengkampanyekan kepentingan blok barat titipan Iblis Neolib musuh mereka mengapa? karena cerdas ada batasnya, tapi dungu tak mengenal batas. (SFA/BerbagaiMedia/MM)

13 Comments

13 Comments

  1. dizal

    September 9, 2015 at 1:37 pm

    terlepas dari masalah sesat atau tidak, mereka memang sangat eksklusif, ngaji berkelompok, melakukan perkawinan antar anggota mereka, bahkan seringkali para murobbi terkesan lebih berwenang dari pada orang tua sendiri dalam hal perkawinan, setelah berkeluarga dianjurkan bikin anak sebanyak-banyaknya untuk modal dakwah

  2. Pingback: Makar Wahabi di Indonesia | SalafyNews

  3. Pingback: Mufti Rusia: Ideologi ISIS, Ideologi Kebodohan | VOA ISLAM NEWS

  4. Wan Abud

    October 27, 2015 at 8:08 am

    HINDU + BUDDHA + ISLAM + KONGHUCHU + KHATOLIK + KEJAWEN + WIWITAN = ISLAM NUSANTARA…

  5. Karyono Husein

    December 23, 2015 at 9:51 am

    Kalau udah jelas begitu sebaiknya PKS dijadikan partai terlarang aja, sebelum menelan korban lebih banyak. Presiden partainya aja korupsi…

  6. Habib Hasan Alatas

    January 3, 2016 at 2:52 am

    Hillary Clinton akui Wahabi, ISIS, Alkaeda, Buatan Amerika untuk kuasai ekonomi Arab di Timur Tengah. Jadi dalam suasana perpecahan diaantara negara-negara Arab Amerika dapat terus berkuasa di situ. Ini namanya pecahkan dan kuasai.

  7. saiful

    February 6, 2016 at 6:45 am

    Paling pas bersihkan kampus kampus dari dosen dan liqo ikhwanul muslimin.

  8. Pingback: Bima Arya Hadiri Peresmian Kantor HTI Bogor. Hanya Bendera Khilafah Tanpa Simbol Negara | VOA ISLAM NEWS

  9. Pingback: Banser: Semua Gerakan Anti NKRI Wajib Ditolak dan Dilawan Termasuk Khilafah | SALAFY NEWS

  10. Pingback: HTI, PKS, Wahabi Sebarkan Isu Anti Nasionalisme-Toleransi Untuk Hancurkan NKRI | SALAFY NEWS

  11. Pingback: Surat Terbuka Aznil ST: Indonesia Menggugat PKS | SALAFY NEWS

  12. jagal abilowo

    July 16, 2016 at 1:42 am

    yang mengherankan, sangat heran kenapa HTI,IM, dll sejenis masih diijinkan oleh pemerintah untuk berorganisasi dan beraktifitas di bumi NKRI,kalau fungsinya sbg test case hingga field trap,semakin lama justri semakin leluasa, merajalela….

  13. Pingback: Umat Kompor #MendadakNU | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: