Eropa

PM Inggris Habiskan £ 100.000 Hanya Untuk Ikuti Upacara Kematian Raja Abdullah

LONDON, Salafynews.com – Beberapa Kelompok HAM menyatakan kemarahan mereka menyusul publikasi laporan yang menunjukkan bahwa Perdana Menteri Inggris David Cameron menghabiskan lebih dari £ 100.000 pada perjalanan ke Arab Saudi pada bulan Januari lalu hanya sekedar untuk “ucapkan belasungkawa” setelah kematian Raja Abdullah bin Abdul Aziz. (Baca Ide Gila PM Inggris Picu Kemarahan Komunitas Muslim)

Angka tersebut terungkap setelah sebuah laporan yang dirilis oleh Kantor Kabinet Inggris yang menunjukkan biaya perjalanan perdana menteri luar negeri antara Juli 2014 dan Maret 2015, Guardian melaporkan pada hari Sabtu. (Baca Cameron Bersumpah Setia Pada Israel)

Perjalanan PM Inggris ke Arab Saudi setara dengan biaya para pembayar pajak Inggris £ 101.792, jumlah ini juga tidak sebanding biaya kunjungan lainnya, seperti biaya yang dikeluarkan untuk Cameron dan lima orang lainnya yang melakukan perjalanan ke Australia untuk pertemuan G20, hanya menghabiskan £ 13.290.

“Penerbangan charter ini adalah untuk kelompok yang melibatkan perdana menteri, pejabat Downing Street, keluarga kerajaan dan keamanan,” kata juru bicara Cameron setelah angka tersebut digali tanpa merinci untuk biaya apa saja pengeluaran sebanyak itu. “Kunjungan itu hanya untuk mengucapkan belasungkawa setelah kematian raja, yang dihadiri oleh kepala negara dari seluruh dunia.”

Direktur eksekutif Greenpeace, John Sauven, bereaksi terhadap laporan tersebut, dan mengatakan, “kita menjatuhkan harga diri kita hanya karena Saudi memiliki minyak,” kata, Maya Foa dari kelompok hak asasi manusia Reprieve, juga mengatakan Inggris “jelas akan berusaha keras untuk melestarikan hubungan dekat dengan Arab Saudi.

Pembahasan itu mencuat pada saat hubungan Inggris-Arab berada di bawah pengawasan setelah ada tekanan dari berbagai kelompok hak asasi manusia untuk mengakhiri kontrak bernilai £ 6-juta yang bertujuan untuk membantu penjara Saudi.

Arab Saudi telah menghadapi kritik besar-besaran dari masyarakat internasional atas sejumlah pelanggaran Hak Asasi Manusia seperti pemancungan dan bentuk lain dari eksekusi, serta menindak para pembangkang politik. (SFA/PTV)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: