Internasional

PM Irak: Agresi Arab Saudi ke Yaman Tidak Logis

Salafynews.com – Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi mengatakan, agresi  Arab Saudi terhadap Yaman tidak logis, dan dapat menarik kawasan memasuki perang baru.

Al-Abadi melakukan lawatan ke Washington dalam rangka pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat dan para pejabat negara ini. Di hadapan rombongan wartawan, Rabu (15/4), ia mengatakan, Serangan-serangan udara Arab Saudi sama sekali tidak logis, dan meminta para pemimpin dunia agar segera mengadakan upaya gencatan senjata.

Lebih lanjut, abadi mengatakan, keengganan para pejabat Saudi untuk menghentikan serangan udara terhadap Yaman, dapat semakin memperburuk keadaan.

Al-Abadi yang untuk pertama kalinya sebagai Perdana Menteri Irak melakukan lawatan ke Washington, menuturkan, para pejabat Amerika juga menghendaki sesegera mungkin dihentikannya konflik di Yaman.

Perdana Menteri Irak dalam menjawab pertanyaan, apakah para pejabat Washington juga merasa khawatir seperti dirinya, mengatakan, “Kesimpulan saya atas sikap pemerintah (Obama) adalah tidak menilai manfaat kebijakan  Arab Saudi dalam persoalan ini. Mereka (Saudi) saat ini enggan melakukan gencatan senjata”

Selasa (14/4) lalu, Abadi bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih.

Meski demikian, Gedung Putih menepis ucapan PM Irak tentang kritik Presiden Amerika Serikat atas agresi Saudi.

Alistair Baskey, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menegaskan, negaranya menyetujui operasi militer Arab Saudi dan negera-negera Dewan Kerjasama Teluk menumpas kelompok Houthi Yaman.

“Kami sangat mendukung operasi yang telah dilancarkan oleh Koalisi negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) pimpinan Arab Saudi, dan karena itu kami membantu mereka.”

Dalam merespon ucapan PM Irak, Adel al-Jubeir, Duta Besar Saudi untuk Amerika, dalam jumpa persnya mengatakan, “Saya tidak mengerti dengan dasar apa PM Irak menilai pandangan pemerintah. Aku kira orang-orang  Irak harusnya menfokuskan upayanya untuk menyelesaikan promblem negara mereka.”

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak pernah mendengar kritikan apapun yang dilontarkan para pejabat Amerika.

Al-Abadi membandingkan politik Arab Saudi di kawasan dengan politik Saddam Husein. “Aksi Riyadh ini kemungkinan akan menjadi dasar bagi peran militer Arab Saudi  lebih jauh di  negara-negara kawasan,” imbuhnya

PM Irak mengatakan, “Bahayanya adalah kita tidak tahu setelah ini apa yang akan diperbuat oleh Saudi.  Intervensi terhadap wilayah sebuah negara tidaklah dibenarkan.” (ms)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: