Nasional

Polda Metro Tetapkan Daeng Aziz Sebagai Tersangka Atas Dugaan Kasus Prostitusi

23 februari 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Abdul Aziz atau yang akrab Daeng Aziz kaget bukan kepalang saat menyandang cap tersangka kasus dugaan prostitusi di Kalijodo. Pria penguasa di Kalijodo ini siap membela diri.

Daeng Aziz diduga terlibat kasus perdagangan perempuan. Perempuan yang diperdagangkan Daeng Aziz jumlahnya banyak dan berasal dari Jawa Barat. “Daeng Aziz sudah kami tetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus prostitusi,” Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti. (Baca: Operasi Pekat Perdana ‘Wisata Cinta’ Kalijodo Dobrak Kafe)

Dengan label tersangka, Daeng Aziz yang disebut-sebut sebagai pemasok tunggal untuk logistik minuman keras di Kalijodo ini juga bakal terbalut ‘baju baru’ warna oranye yang biasa dipakai para tersangka kasus pidana saat menjalani pemeriksaan kelak.

Daeng Azis rencananya dimintai keterangan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu 24 Februari. Mendengar penetapan itu, kuasa hukum Daeng Aziz, Razman Nasution, segera menyusun langkah-langkah untuk membela kliennya, bila perlu mengajukan gugatan praperadilan.

Akankah Daeng Aziz memenuhi panggilan polisi?

Berikut 3 kisah Tersangka Daeng Aziz: Penyidik Polda Metro Jaya sudah menetapkan Daeng Aziz sebagai tersangka kasus perdagangan wanita.

“Daeng Aziz sudah kami tetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus prostitusi,” Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat dihubungi detikcom, Senin (22/2/2016). (Baca: Ancaman AHOK Terbukti, Ratusan Personel Gabungan ‘Geruduk’ Kalijodo)

Krishna belum bisa menyampaikan lebih detil terkait perkara dugaan prostitusi yang dilakukan Aziz. Krishna juga belum bisa memastikan berapa jumlah wanita yang sudah diperdagangkan oleh Aziz sebagai PSK. “Banyak,” ucapnya singkat. “PSK-nya kebanyakan dari daerah Jawa Barat,” tambahnya.

Aziz diketahui dianggap sebagai tokoh di Kalijodo. Dia memiliki kafe di Kalijodo, yang terbesar adalah kafe Intan yang sudah digeledah polisi.Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti sudah menandatangani surat penetapan tersangka Daeng Aziz. Tokoh Kalijodo itu menjadi tersangka atas kasus perdagangan orang alias menjadi muncikari. (Baca: Sebut Alexis Tak Ada Prostitusi, Kadisparbud DKI Disemprot #AHOK)

“Surat panggilannya sudah saya tanda tangani,” ucap Krishna, Senin (22/2/2016).

Krishna berharap Aziz kooperatif dan mau memenuhi panggilan penyidik kepolisian.Kuasa hukum Daeng Aziz, Razman Nasution, belum mengetahui penetapan tersangka itu.

“Yang benar? siapa yang tetapkan? Saya belum dapat kabar itu,” ujar kuasa hukum Daeng Aziz, Razman Nasution, saat dikonfirmasi detikcom, Senin (22/2/2016). (Baca: MEMANAS.. Beragam Cara Jegal Ahok Maju Lagi di Pilgub DKI 2017)

Razman berharap supaya Polda Metro segera memberikan surat penetapan tersangka kepada dirinya dan Daeng Aziz. Hal itu diperlukan agar Razman bisa melakukan upaya hukum terhadap status kliennya.

“Kalau memang buktinya kuat dan meyakinkan, kita uji nanti di pengadilan. Kalau enggak kuat, saya akan bawa ke praperadilan. Makanya saya pengen lihat dulu suratnya,” ucap Razman. (SFA)

Sumber: Detik News

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: