Amerika

Presiden Iran Hassan Rouhani: Arab Saudi Melakukan Praktek Berbahaya di Kawasan

Sabtu, 24 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, NEW YORK – Presiden Iran, Hassan Rouhani, Selasa (22/09), meminta Arab Saudi untuk menghentikan kebijakan politik memecah belah, jika memang Arab Saudi serius dalam menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan. (Baca: Rouhani: Umat Islam Harus Kompak Melawan Ekstrimisme)

Rouhani mengatakan dalam pidatonya di depan Majelis Umum PBB, “Jika pemerintah Arab Saudi memang serius dalam visi pengembangan keamanan di Timur Tengah, maka Saudi harus menghentikan kebijakan politik adu domba, menyebarkan kebencian dan pelanggaran terhadap hak-hak tetangganya”.

Presiden Iran juga mengatakan, “Arab Saudi harus berhenti menyebarkan ideologi yang penuh kebencian, berhenti melanggar hak-hak tetangganya dan menerima kewajibannya dalam menjaga kehormatan dan kesucian para peziarah Baitul Haram serta membangun hubungan dengan masyarakat di wilayah tersebut berlandaskan rasa saling menghormati dan tanggung jawab”. (Baca: Rouhani Kritik Negara yang Lakukan Transaksi Dengan Teroris ISIS)

Rouhani mengatakan, “Masa dimana dimulainya terorisme dan kekerasan di New York, tidak seharusnya masa permusuhan ini berlanjut dan menambahkan gelora api peperangan di Timur Tengah”, seperti yang dikutip oleh kantor berita resmi Iran “IRNA”.

Presiden Iran juga mengatakan, kenyataan yang ada saat ini adalah bahwa hasil kebencian dan kekerasan di Timur Tengah dan Afrika Utara mengambil orientasi dengan cepat dan luar biasa, serta kawasan tumbuh dengan melewati banyaknya tindakan kekerasan dan kebrutalan serta politik-politik yang lebih banyak merusak. Rouhani menambahkan bahwa “Tidak adanya kepatuhan AS” terhadap kesepakatan nuklir yang telah disepakati Iran dengan 6 kekuatan dunia pada tahun 2015 harus segera diperbaiki.

Rouhani menegaskan bahwa tekanan dan tindakan embargo illegal terhadap Iran telah menemui kegagalan pada akhirnya, hal ini menunjukkan bahwa Teheran selama bertahun-tahun yang lalu telah berhasil menghadapi tuduhan-tuduhan palsu yang telah dibayar dengan harga yang mahal oleh rakyat Iran. (Baca: Kunjungan Mendadak Menteri Pertahanan Rusia ke Iran Sampaikan Pesan Khusus Putin)

Selanjutnya, Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan pentingnya bagi para petinggi dunia untuk berusaha meyakinkan politisi dan sejumlah kepala negara akan bahaya terorisme dan pentingnya melawan fenomena ini dengan sungguh-sungguh tanpa mengadopsi standar ganda. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: