Fokus

Presiden Joko Widodo Apresiasi Kerjasama Polri dan TNI Amankan Natal

Selasa, 27 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, MANADO – Perayaan hari natal 2016 yang telah dirayakan oleh umat Kristiani berlangsung aman dan damai. Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerjasama TNI dan Polri dalam menjaga tempat dan ibadah-ibadah Natal.

“Sampai saat ini sangat bagus, TNI dan Polri bekerjasama mengamankan perayaan natal 2016. Ini sangat baik,” kata Presiden di Manado, Sulawesi Utara, Senin (26/12). (Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: Jilbab Kristen Arab Lebanon)

Presiden dijadwalkan akan menghadiri Peringatan Natal Bersama Tingkat Nasional 2016 digelar di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (27/12). Natal Nasional 2016 bertema Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di Kota Daud (Lukas 2:11) dengan sub tema Memperkuat Persaudaraan dan Cinta Anak Bangsa. Natal Nasional akan dihadiri sekitar 17.000 undangan dan dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WITA.

Sebelumnya, Presiden telah mengucapkan selamat Natal bagi seluruh umat Kristiani. Ucapan tersebut disampaikan Presiden melalui akun Twitter-nya @jokowi. “Selamat merayakan Hari Natal tahun 2016 untuk seluruh umat Kristiani di Indonesia -Jkw,” cuitnya, Senin (26/12). (Baca: Pemimpin Revolusi Iran Tiap Natal Kunjungi Keluarga Pahlawan Non Muslim)

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana s Plt Gubernur DKI, Sumarsono pada Sabtu (24/12) berkeliling ke sejumlah gereja untuk memantau ibadah malam Natal. (Baca: Fatwa Natal Ala Prof Sumanto Al-Qurtuby)

Salah satu gereja yang didatangi yakni Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Menteng. “Atas nama pemerintah, kami menyampaikan selamat hari Natal, damai Indonesiaku tercinta,” kata Tjahjo dalam sambutannya.

Tjahjo juga menegaskan bahwa Indonesia bukan milik kelompok tertentu. Dia juga menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga kebhinnekaan.

“Tugas pemerintah, ada polisi dan ada TNI yang bertugas menjaga kebhinnekaan. Kapolri dan Panglima akan menjaga Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” tegasnya. (SFA)

Sumber: BeritaSatu

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: