Nasional

Presiden Tidak Mau Ada Kegaduhan Soal Kasus Novel Baswedan

4 Februari 2016

JAKARTA, SALAFYNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Jaksa Agung HM Prasetyo dan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung tidak menjelaskan secara gamblang tentang pembicaraan dalam pertemuan tersebut.

Dia mengungkapkan Presiden kembali menegaskan agar para penegak hukum membuat suasa tenang untuk mewujudkan pembangunan yang stabil.

“Intinya begini ya, Presiden berulang kali menyampaikan pada para penegak hukum bahwa kita ini sekarang memerlukan konsentrasi, ketenangan di antara para penegak hukum, jangan ada egosektoral,” tutur Pramono di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Menurut dia, para penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan menangani kasus secara baik tanpa menimbulkan kegaduhan.

Dia mengatakan, terkait kasus yang menyangkut pejabat publik, Istana mengharapkan sinergi dan koordinasi antarpenegak hukum.

“Kalau kemudian ada hal yang menyangkut orang per orang, kasus per kasus, tentunya pembicaraan itu dilakukan. Bagaimana hasilnya, saya tidak akan menyampaikan,” ungkapnya.

Prasetyo dan Badrodin dipanggil Presiden untuk menjelaskan perkembangan kasus yang menjerat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sebagai tersangka.

Namun, Pramono tidak bersedia menjelaskan hasil pembicaraan Prasetyo dan Badrodin dengan Presiden. “Saya tidak akan menyampaikan. Biar mereka yang menyampaikan, walaupun saya tahu,” katanya. [Sfa/AB/BM]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: