Internasional

Presiden Turki “Erdogan” Akui Beri Dukungan Teroris Suriah

Salafynews.com, ANKARA Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan akui bahwa Ankara secara langsung telah mendukung teroris di Suriah.

“Jika bukan karena dukungan Turki, Saudi Arabia dan Qatar untuk para milisi di Suriah, maka mereka tidak akan bisa meraih apapun,” demikian surat kabar harian Turki, Hurriyat, mengutip ucapan Erdogan pada hari Minggu (5/7).

Erdogan

Erdogan

Ia terang-terangan menyatakan bahwa Ankara, Riyadh dan Doha telah menyalurkan dukungan militer dan logistik bagi para teroris.

Pernyataan Erdogan ini datang setelah Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu menyangkal kerjasama apapun antara Turki dan Saudi Arabia dalam mendukung teroris dukungan asing.

Sebelumnya dihari yang sama, mantan Menteri Luar Negeri Turki Yasar Yakis mengecam Ankara dan Presiden Recep Tayyip Erdogan atas campur tangan dalam  urusan dalam negeri Suriah, termasuk intervensi militer di negara itu.

Pernyataan itu disampaikan setelah media Arab tertentu mengklaim bahwa Turki telah membuka jalur darat untuk intervensi militer di Suriah di saat tentara Kurdi dan pasukan Suriah bersatu untuk mempertahankan tanah mereka melawan ISIS  di  Timur Laut kota Hasaka.

“Pemerintah Turki tidak berhak mencampuri urusan dalam negeri Suriah dan harus menghormati integritas wilayah Suriah dengan dalih apapun,” ungkap Yakis kepada media Turki.

Mantan menteri luar negeri Turki itu menegaskan bahwa operasi militer Turki di Suriah akan menjadi sebuah invasi dari negara tetangga.

Ia menunjuk operasi pada operasi militer Turki di Siprus pada tahun 1974 dan semua konsekuensi negatifnya. Mantan Menlu Turki itu berkata, “Hanya keputusan DK PBB yang akan melegitimasi serangan seperti itu”.

Awal pekan ini, mantan Panglima Angkatan Bersenjata Turki Mehmet Ilker Basbug juga meminta Ankara untuk merevisi kebijakannya dan mendukung pemerintah Presiden Bashar al-Assad dalam menyelesaikan krisis di Suriah Utara.

“Melawan ISIS di  Suriah Utara  harus dilakukan oleh pasukan pemerintah Suriah,” kata Basbug.

Ia meminta pemerintah Turki untuk meningkatkan dan menormalkan hubungan dengan pemerintah Damaskus, dan berkata, “Jika Turki datang untuk mendukung pemerintah pusat di Suriah, mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan krisis di Suriah Utara maka hal ini akan lebih mudah”.

Minggu lalu, surat kabar al-Hayat yang berbasis di London melaporkan bahwa 12.000 pasukan Turki siap untuk melakukan intervensi militer di Suriah dengan dalih menciptakan zona pembendung untuk melindungi perbatasan Turki terhadap ancaman dari kelompok teroris. (SFA/LM/FNA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: