Australia

Pria 91 Tahun Dinyatakan Tidak Bersalah dalam Kasus Narkoba

Salafynews.com, CANBERRA  Seorang pria Australia berusia 91 tahun yang  ditangkap dengan tuduhan menyelundupkan kokain didalam paket sabun batangan, menghadap pengadilan pada  hari Selasa (11/8) pagi waktu setempat, Victor ternyata dikatakan hanya menjadi korban penipuan saja.

Victor-Twartz-Sang anak, Peter Twartz, mengatakan bahwa ayahnya yang sudah renta itu mendapatkan sejumlah paket sabun dari orang tak dikenal yang ditemuinya saat melakukan perjalanan di India.

Sedangkan, tujuan Victor ke India adalah untuk melakukan penandatanganan kontrak bisnis dan berpikir sabun-sabun hasil pemberian itu bisa dijadikan hadiah untuk manajer bank yang berbisnis dengannya.

Victor Twartz dari Sidney, telah didakwa menyelundupkan narkoba jenis kokain seberat 10 pound (4,5 kg) dalam sebuah penerbangan dari New Delhi pada tanggal 8 Juli. Narkoba tersebut ditemukan dalam 27 paket sabun batangan.

Kepolisian telah memperingatkan para pelancong untuk berhati-hati saat mengemas barang bawaannya. Mereka mengatakan bahwa penyelundup tetap akan menghadapi tuntutan meski mereka tidak tahu  bahwa mereka membawa narkoba.

“Bagasi adalah tanggung jawab pribadi,” ungkap komandan polisi federal Australia, Tim Fitzgerald dalam pernyataannya.

“Jika anda diminta membawa sesuatu milik orang lain, anda harus tahu persis apa yang ada didalamnya. Kami menyarankan anda tidak membiarkan siapapun mengemas barang-barang anda ataupun membawa barang orang lain bersama anda,” tambahnya.

Mr Twartz sendiri mengatakan kepada Channel 9 bahwa ia telah dimanfaatkan dan dirinya tidak bersalah. Sebelumnya Ola Mae Agee, yang dipenjara di usia 87 tahun akibat terlibat transaksi narkoba di rumahnya di Florida pada tahun 2010,  dianggap sebagai pengedar narkoba tertua di dunia.

Di tahun 2012, Francis Cook mendapat predikat pengedar narkoba tertua setelah ia terbukti bersalah di usianya yang ke-83 tahun.

Mr Twartz yang menghadapi sidang perdananya pada hari Selasa kemarin sebelumnya dianggap sebagai pengedar narkoba tertua didunia namun kemudian hal itu tidak terbukti. (SFA/RM/Thetelegraph.uk)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: