Eropa

Propaganda Media Barat, Rusia Tak Pernah Kirim Pasukan Ke Suriah

Salafynews.com, MOSKOW Rusia mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah merahasiakan kerjasama militernya dengan Suriah. Moskow sangat terbuka mengirimkan peralatan militer ke negara Arab yang kini tengah terlibat dalam pertempuran dengan teroris dukungan asing tersebut, dan sesuai dengan aturan Internasional dan tidak melanggar hukum internasional. (Baca Amerika Minta Yunani Tutup Zona Udara Penerbangan Kemanusiaan Rusia Ke Suriah)

Amerika Biang Kerok Perang dan Kekisruhan di dunia

“Saya bisa mengkonfirmasi dan menegaskan kembali bahwa ada beberapa ahli militer Rusia di Suriah yang menolong untuk menunjukkan cara kerja peralatan yang baru tiba tersebut,” ungkap juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova pada Rabu (9/9) kemarin. (Baca Bos Wikileaks Julian Assange Anjurkan Snowden ‘Musuh AS No Wahid’ ke Rusia)

Ia menunjuk kesepakatan yang ditandatangani sebelumnya antara Moskow dan Damaskus terkait hubungan pertahanan. Zakharova mengatakan “Kami tidak pernah merahasiakan kerjasama teknis-militer kami dengan Suriah. Kami telah lama menyediakan senjata dan peralatan militer ke Suriah. Kami melakukannya sesuai dengan kontrak yang ada dan sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional”.

Zakharova menambahkan bahwa Moskow menyediakan peralatan militer ke Damaskus untuk membantu bangsa Arab tersebut dalam memerangi “ancaman teroris, yang telah mencapai skala yang belum pernah terjadi sebelumnya” baik di Suriah dan negara tetangga Irak. (Baca Putin: Rusia Selalu Dukung Pemimpin dan Warga Suriah)

Pejabat Rusia tersebut melanjutkan dengan mengatakan bahwa Moskow mungkin mempertimbangkan bantuan kontra-terorisme ekstra untuk Suriah jika diperlukan. (Baca Turki dan Amerika Bentengi Teroris di Suriah dan Irak)

“Saya bisa tegaskan bahwa jika langkah-langkah tambahan untuk kepentingan meningkatkan upaya anti-terorisme memang diperlukan, maka, tidak diragukan lagi, masalah ini akan benar-benar dipertimbangkan, tetapi tentu saja secara eksklusif harus berdasarkan hukum internasional dan legislatif Rusia,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Informasi Suriah Omran al-Zoubi pada sebuah saluran televisi mengatakan bahwa rumor yang mengabarkan Rusia telah menempatkan pasukan militer di Suriah, ‘dibuat oleh lembaga intelejen Barat dan beberapa negara Arab’, demikian disampaikan al-Zoubi, seperti dikutip oleh kantor berita SANA, Selasa (8/9).

Menurut sang menteri, isu tersebut hendak menciptakan kesan bahwa negara Suriah telah menjadi negara yang lemah, hingga harus meminta bantuan militer dari teman-temannya.

“Hubungan kami dengan Rusia, termasuk dalam lingkup militer, telah berkembang sejak waktu yang lama. Namun, tak ada pasukan Rusia di Suriah. Rusia tak melakukan aktivitas militer di wilayah kami, baik di darat, laut, maupun udara,” kata al-Zoubi. (SFA/LM/PTV/RBTH)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: AS Berbohong Soal Militer Rusia di Suriah | Arrahmah News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: