Amerika

Putin-Obama Gagal Raih Kesepakatan Soal Assad

NEW YORK, Salafynews.com – Presiden Barrack Obama dan rekan sejawatnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mendiskusikan masalah krisis di Suriah, namun gagal meraih persetujuan mengenai nasib presiden Bashar Ashad.

Kedua pemimpin bertemu  selama 90 menit di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York pada hari Senin(28/9) kemarin. Ini adalah pertemuan resmi pertama yang dilakukan oleh kedua kepala negara.

Putin menyebut pertemuan tersebut sangat konstruktif dan  mengejutkan bisa dilakukan secara terbuka.

“ Dalam pendapat saya, ada kesamaanuntuk bisa bekerja sama dan berbagi masalah bersama juga,” walau masih ada perselisihan,” ungkap Putin terhadap para wartawan.

“Kami punya banyak kesamaam,” tambahnya, ia mengatakan bahwa “kami punya banyak kesamaan dalam landasan kerja pada  titik-titik yang menjadi perhatian bersama.”

Seorang pejabat AS mengatakan bahwa kedua pemimpin telah memutuskan  pembicaraan antara pejabat miiter Amerika dan Rusia harus terus berlanjut mengenai krisis terhadap Suriah, namun ia menambahkan bahwa Obama dan Putin pada dasarnya tidak setuju  terhadap peran Assad di Suriah.

“Saya rasa Rusia tahu pasti pentingnya ada resolusi politik di Suriah dan pentingnya keberadaan proses untuk menuju tercapainya resolusi politik tersebut,” ungkap pejabat tersebut.

“Bagaimanapun juga, kami memiliki perbedaan pendapat mengenai hasil dari proses itu nantinya,” tambah pejabat tersebut.

Sebelum pertemuan tersebut, baik Obama dan Putin menyampaikan pidato kepada Majelis Umum PBB, di mana kedua pemimpin menyatakan pandangan yang sama sekali berbeda soal Assad.

Putin mengatakan bahwa Assad adalah satu-satunya pilihan dalam kampanye melawan teroris Daesh (ISIS). Putin juga menggaris bawahi bahwa Assad telah “gagah berani berjuang menghadapi terorisme dengan berhadap-hadapan.”

Sebagai bagian dari rencananya untuk melawan teroris  takfiri ISIS, Rusia telah mengirimkan  kehadiran militernya di Suriah, melengkapi  Damaskus  dengan pesawat militer canggih  seperti jet tempur  Mikoyan MiG-31 dan peralatan canggih lainnya.

Putin mengatakan bahwa dukungan Rusia bagi pemerintah Assad adalah sesuai dengan Piagam PBB, karena pihaknya hanya akan memberi bantuan kepada badan pemerintah yang sah saja.

Dukungan militer Moskow untuk Assad, bagaimanapun juga, bertentangan dengan kebijakan AS saat ini, yang menyerukan penggulingan Presiden Suriah.

Suriah telah dicengkeram oleh kekerasan mematikan sejak Maret 2011. Menurut laporan, Amerika Serikat dan sekutu–sekutunya di kawasan, terutama Qatar, Arab Saudi dan Turki – telah mendukung milisi yang beroperasi di Suriah sejak awal krisis. (lm/ptv/Sfa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: