Eropa

Putin: Tidak perlu membedakan antara ‘moderat’ & teroris lainnya

MOSKOW, Salafynews.com – Tidak ada teroris “moderat” ucap  Presiden Putin saat berbicara tentang situasi di Timur Tengah dalam forum diskusi Valdai.

“Mengapa bermain dengan kata-kata membagi teroris ke moderat dan tidak moderat. Apa bedanya?” ucap Putin kepada forum yang berlangsung di Sochi itu, Kamis (22/10) kemarin.

“Seluruh “kebutralan” yang dilakukan kelompok-kelompok teroris di kawasan, yang juga berperang  melawan satu sama lain hanyalah untuk “sumber pendapatan” dan bukan untuk ideologi,” ucap Putin , menambahkan bahwa senjata yang diberikan kepada oposisi “moderat” di wilayah itu sudah berakhir di tangan teroris.

“Beberapa negara memainkan permainan ganda,” tambah presiden Rusia tersebut, menambahkan bahwa sementara mereka melawan terorisme dan juga menempatkan “tokoh-tokoh di lapangan” demi kepentingan mereka sendiri.

“Keberhasilan dalam pertempuran melawan teroris tidak dapat dicapai jika menggunakan beberapa dari mereka(teroris tersebut), sebagai pendobrak untuk menggulingkan rezim yang tidak disukai,” kata Putin dalam forum. Ia  mengatakan bahwa melalui cara ini, para teroris tidak akan pergi ke mana pun. “Ini hanya sebuah ilusi bahwa mereka dapat ditangani, disingkirkan dari kekuasaan nantinya, dan atau entah bagaimana bisa diajak bernegosiasi,” tambahnya.

Setelah mengatakan bahwa upaya militer Rusia di Suriah akan secara positif mempengaruhi situasi di negara itu, membantu untuk mempersiapkan kondisi untuk penyelesaian politik, presiden Rusia itu juga menekankan bahwa hanya dengan mengalahkan teroris tidak berarti akan menyelesaikan semua masalah di Suriah.

“Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa [operasi Rusia di Suriah] benar-benar sah, dan tujuannya hanyalah untuk membantu dalam membangun perdamaian,” jelas presiden Rusia di Sochi, menambahkan bahwa keputusan untuk mengirimkan Angkatan Udara dibuat menyusul permintaan dari pemerintah Suriah.

Putin mengatakan bahwa Moskow telah berusaha untuk bertukar data tentang posisi milisi ISIS di Suriah dengan negara-negara barat selama berminggu-minggu, dan kini kerja sama semacam itu  sepertinya makin dekat.

Negara-negara itu seharusnya  memandang satu sama lain sebagai “sekutu dalam pertempuran yang sama, serta bertindak jujur ​​dan terbuka,” kata Putin, menambahkan bahwa hanya dengan cara ini  kemenangan melawan teror dapat dijamin. “Suriah … bisa menjadi model bagi negara-negara lain,… bagaimana caranya untuk memecahkan masalah yang mempengaruhi semua orang.”

Tugas utama dalam hal ini adalah untuk “tidak membiarkan teroris memindahkan kegiatan mereka ke daerah lain,” ungkap sang presiden Rusia, menambahkan bahwa untuk mencegah hal itu, semua kekuatan di Suriah dan Irak, termasuk tentara negara, milisi Kurdi dan berbagai kelompok oposisi, harus bersatu .(SFA/LM/RT)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Tulsi Gabbard Sebut Pemerintahan Obama Danai Teroris Al-Qaeda dan ISIS | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: