Internasional

Rabbi Senior Israel Perintahkan Bantai Warga Palestina

24 Januari 2016,

SALAFYNEWS.COM, TEL AVIV-ISRAEL – Seorang Rabbi senior Israel mengatakan bahwa Tel Aviv harus membunuh warga Palestina daripada menangkap atau memenjarakannya. Lebih lanjut Rabbi tersebut mengatakan bahwa Tel Aviv seharusnya “tidak menyisakan satupun” dari warga Palestina itu tetap hidup demi untuk menjaga keselamatan di tanah pendudukan warga Palestina.

Shmuel Eliyahu“Tentara Israel harus berhenti menangkapi warga Palestina,” kata Shmuel Eliyahu dalam pesan yang diposting di halaman Facebook-nya pada hari Selasa (19/1), dia menambahkan, tapi seharusnya mereka dieksekusi dan tidak meninggalkan seorangpun tetap hidup,” demikian dilaporkan Palestina News Network. (Baca: Israel Berencana Tutup Seluruh Masjid di Tanah Pendudukan)

Sebagai kepala rabbi dari kota Safed, Eliyahu dikenal atas perilaku rasis dan komentar sinisnya tentang orang Arab dan Muslim. Ia sebelumnya telah mendesak rezim Israel untuk melakukan aksi “balas dendam” terhadap orang-orang Arab untuk mengembalikan apa yang ia sebut sebagai “pencegahan Israel”.

Ia juga menggambarkan orang-orang Palestina sebagai musuh Israel dan mengklaim bahwa mereka “harus dihancurkan dan dimusnahkan untuk mengakhiri kekerasan.” (Baca: ISIS Predator Ciptaan Saudi-Israel Untuk Acak-acak Timur Tengah dan Islam)

“Jika mereka tidak berhenti setelah kita membunuh 100, maka kita harus membunuh seribu. Dan jika mereka tidak berhenti setelah 1000, maka kita harus membunuh 10.000. Jika mereka masih tidak berhenti kita harus membunuh 100.000, bahkan satu juta, ” demikian pernyataannya pernah dikutip Jerusalem Post pada tahun 2007.

Pada tahun 2012, ia didakwa atas pernyataan rasis yang menyebut budaya Arab “kejam” dan menuduh orang-orang Arab memiliki “norma kekerasan” yang “telah berubah menjadi ideologi mereka.”

Eliyahu menuduh bahwa orang-orang Arab telah mencuri peralatan pertanian milik orang Yahudi dan memeras petani.

“Saat Anda memberi ruang untuk orang-orang Arab di antara orang-orang Yahudi, maka hanya dibutuhkan lima menit sebelum mereka mulai melakukan apapun yang mereka inginkan,”  katanya saat itu.

Namun kemudian, Kementerian Kehakiman Israel yang menjatuhkan dakwaan terhadap dirinya, mengklaim bahwa wartawan ‘mungkin’ telah berubah pernyataannya. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. fuad

    January 24, 2016 at 10:15 pm

    seperti yg difatwakan petinggi wahabi terhadap rakyat yg tdk mendukung isis di suriah untuk dilenyapkan apapun agamanya.

  2. Habib Hasan Alatas

    January 25, 2016 at 9:00 am

    Seorang Pengganas Rabbi Israel menyeru supaya tidak menyisakan sedikitpun dari warga Palistin tetap hidup demi keselamatan Israel di tanah pendudukan. Apa yang dilakukan Israel sejak tahun 1948 hingga sekarang ini, telah ramai rakyat Palistin yang terkorban kebiadaban pengganas Yahudi dan berjuta-juta Rakyat Palistin menjadi pelarian ditanah airnya sendiri. Yahudi berani melakukan ini karena mereka mendapat banyak bantuan keuangan dan persenjataan dari Imperialis AS, Inggeris dan kuffar lainnya. Amat menyedihkan kita Arab Saudi dan negara-negara Arab terus saja menjadikan negara Kuffar sebagai pemimpin dan tempat berlindung dan terang-terangan membelakangi banyak perintah Allah dalam al-Quran yang mengingatka orang beriman antara lain Allah berfirman: “Hai orang-orang beriman ! Janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN/PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah untuk menyiksa kamu? ( TQS. Annisa: 144)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: