Internasional

Rakyat Sengsara Kerajaan Saudi Bergelimang Harta

tempat berteduhSalafynews.com, SAUDI ARABIA – Setiap orang yang baru pertama kali mengunjungi desa Jouini yang terletak di selatan provinsi Adham, wilayah Mekkah, maka akan terkejut oleh pemandangan yang mengherankan. Kita akan menyaksikan masyarakat suku Hassaniya dan Al ‘Adawan yang tinggal di gubuk-gubuk dan minum dari sumur yang telah tercemari, serta bekerja menebang dan mengumpulkan kayu bakar untuk menafkahi keluarga mereka.
Menurut surat kabar elektronik Sabaq Saudi, rumah-rumah di desa Jouini adalah gubuk-gubuk bangunan lama dan beberapa lainnya adalah bangunan baru.

keluarga dari suku di Jouini SaudiPihak media itu bertemu dengan Abdullah Muhammed Salem al-Hassani, yang lahir di daerah itu 30 tahun lalu. ia tinggal di sebuah rumah yang dibangun melalui bantuan seorang dermawan dari daerah Qassim.

Hassani menunjukkan anaknya Muadz (yang masih berusia satu tahun) menderita semacam kelumpuhan kaki kirinya ditambah lagi cacat lahir di tulang rusuknya, di mana sisi badan sebelah kanan lebih tinggi sementara sisi kirinya terlalu rendah.Seorang warga suku Hassaniya

“Muadz telah dirujuk ke Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah bagian Ortopedi. Pihak rumah sakit menolak mengobatinya dengan alasan bahwa saya tidak memiliki identitas nasional Saudi. Saya hanya memiliki surat keterangan dari kepala suku untuk perjalanan dari satu kota ke kota lain, namun rumah sakit tidak menerimanya,” ujarnya. Baca Saudi Negeri Dongeng, Tapi Nyata

seorang anak yang lumpuh tanpa pengobatan di SaudiHassani mengatakan “Keluarga saya terdiri dari 6 anggota, yaitu saya, istri serta tiga putra dan satu putri. Dan saya tidak memiliki penghasilan materi selain bantuan dari para dermawan dari waktu ke waktu”.

Ada tujuh puluh orang pemuda desa Jouini yang sudah masuk usia kerja yang pergi mencari nafkah ke provinsi Jeddah dan Mekkah. Namun mereka segera kembali dan dilarang bekerja di sana karena hanya membawa surat keterangan yang tidak diakui dan harus membawa identitas nasional.

Meskipun Arab Saudi adalah salah satu negara Arab terkaya dan menghamburkan puluhan milyar dolar setiap tahunnya, namun kemiskinan, buta huruf dan serangan penyakit masih menimpa sebagian  warganya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: